Prada TNI Ditemukan Tewas dengan 10 Luka Tusuk di Kelapa Dua, Polisi dan PM Selidiki Dugaan Keributan Sebelum Kejadian

Metropolitanin8.com – Kabupaten Tangerang – Seorang prajurit aktif TNI Angkatan Darat (AD) berinisial ABS (21) ditemukan tewas dengan sejumlah luka tusuk di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepat di depan pertigaan Cluster Turqois, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.45 WIB. Aparat kepolisian bersama Polisi Militer (PM) kini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.

Korban diketahui merupakan Prajurit Dua (Prada) ABS, anggota organik Yon TP 804/Nabire yang sedang menjalankan tugas Bantuan Personel (Baper) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang pengemudi taksi Bluebird bernama Asep Wahyudin sekitar pukul 05.44 WIB saat hendak memasuki kawasan Cluster Turqois. Saat melintas di lokasi, saksi melihat sesosok pria tergeletak di tepi jalan dalam kondisi tidak bergerak.

Menyadari adanya kejanggalan, Asep segera melaporkan temuannya kepada petugas keamanan perumahan yang sedang bertugas, yakni Sarhani dan Dirman. Keduanya kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi korban.

Saat dilakukan pemeriksaan awal, korban diketahui telah meninggal dunia dengan bercak darah pada pakaian serta sejumlah luka di tubuhnya. Petugas keamanan selanjutnya menghubungi Polsek Kelapa Dua dan Polres Tangerang Selatan.

Sekitar pukul 07.10 WIB, ambulans tiba di lokasi untuk proses evakuasi. Tidak lama kemudian, Tim Inafis dan personel Satreskrim Polres Tangerang Selatan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hasil pemeriksaan luar menunjukkan korban mengalami dugaan kekerasan menggunakan senjata tajam. Tim Inafis menemukan 10 luka tusuk yang tersebar di beberapa bagian tubuh, terdiri dari:

  • Lima luka tusuk di bagian dada.
  • Tiga luka tusuk di bagian punggung.
  • Satu luka tusuk di leher sebelah kanan.
  • Satu luka tusuk di bahu kiri.

Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk menjalani visum dan autopsi guna memastikan penyebab kematian secara medis.

Sementara itu, berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, korban diduga sempat terlibat keributan yang disebut berawal dari kawasan sebuah tempat hiburan malam di wilayah Kelapa Dua sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia. Namun demikian, informasi tersebut masih berupa dugaan dan hingga kini masih didalami oleh penyidik.

Pihak kepolisian maupun Polisi Militer belum memberikan keterangan resmi terkait kemungkinan keterkaitan dugaan keributan tersebut dengan penyebab kematian korban.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat gabungan masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta menelusuri rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi guna mengungkap kronologi lengkap dan mengidentifikasi pelaku.

Selain itu, belum ada pernyataan resmi dari pihak pengelola tempat hiburan malam yang disebut dalam informasi awal terkait dugaan adanya peristiwa yang melibatkan korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Kasus tewasnya prajurit TNI AD tersebut kini menjadi perhatian publik. Aparat mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut agar segera menyampaikannya kepada penyidik untuk membantu proses pengungkapan perkara. (Red)