Metropolitanin8.com – Kabupaten Sampang – Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas di kalangan generasi muda terus dilakukan melalui edukasi di lingkungan sekolah. LSM Sahabat Imipas bersama Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang menggelar sosialisasi mengenai bahaya narkoba dan pergaulan bebas kepada pelajar SMA Negeri 4 Sampang dan SMK Negeri 1 Omben, Kabupaten Sampang.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran pelajar mengenai berbagai risiko penyalahgunaan narkoba serta dampak negatif pergaulan yang dapat berpengaruh terhadap pendidikan, kesehatan, kehidupan sosial, dan masa depan generasi muda, Senin (31/08/2026).
Pesan mengenai pentingnya menyelamatkan generasi muda dari narkoba juga menjadi perhatian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol. (Purn.) Agus Andrianto.
“Generasi muda Indonesia harus diselamatkan dari bahaya narkoba dan pergaulan bebas.”
Pesan tersebut menekankan pentingnya upaya pencegahan sejak dini agar generasi muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun persoalan hukum yang dapat menghambat masa depan mereka.
Agus Andrianto juga mengingatkan agar generasi muda tidak sampai berhadapan dengan hukum akibat penyalahgunaan narkoba maupun persoalan lain yang dapat muncul dari pergaulan yang tidak sehat.
Menurutnya, masa muda seharusnya diisi dengan pendidikan, kegiatan positif, berkarya, membangun keluarga, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa.
Ketua LSM Sahabat Imipas, Aksa Halatu, mengatakan edukasi di lingkungan sekolah merupakan salah satu langkah penting dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap ancaman narkoba.
“Narkoba bukan hanya merusak kesehatan, tetapi juga dapat menghancurkan pendidikan, keluarga dan masa depan. Kami ingin anak-anak muda memahami bahwa masa depan mereka terlalu berharga untuk dipertaruhkan dengan narkoba,” ujar Aksa.
Ia mengajak para pelajar untuk berani menolak narkoba dan memilih lingkungan pertemanan yang sehat serta mendukung perkembangan diri.
Menurut Aksa, pencegahan penyalahgunaan narkoba tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan keterlibatan sekolah, keluarga, masyarakat, pemerintah, serta berbagai organisasi yang memiliki kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
Sementara itu, Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang Hasan Rohmad mengapresiasi kegiatan edukasi yang dilakukan LSM Sahabat Imipas.
Hasan menilai pencegahan penyalahgunaan narkoba harus menjadi perhatian serius di lingkungan pendidikan. Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter sekaligus membekali peserta didik agar mampu menghadapi berbagai pengaruh negatif.
“Kita jangan menunggu anak-anak kita menjadi korban baru kemudian bergerak. Pencegahan harus dimulai sekarang. Pendidikan karakter harus menjadi benteng utama agar anak-anak memiliki ketahanan diri menghadapi berbagai pengaruh negatif,” ujar Hasan.
Ia menambahkan bahwa pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kedisiplinan, moral, tanggung jawab, dan kemampuan peserta didik dalam mengambil keputusan yang tepat.
“Anak-anak kita harus disiapkan menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter dan produktif. Jangan sampai usia muda mereka justru dihabiskan di balik jeruji besi karena salah memilih pergaulan dan terjerumus narkoba,” tegasnya.
Kepala SMK Negeri 1 Omben, Imamah J, turut menyambut positif pelaksanaan sosialisasi tersebut.
Menurutnya, pemahaman mengenai bahaya narkoba dan pergaulan bebas perlu diberikan kepada siswa secara berkelanjutan agar mereka mampu mengenali risiko dan mengambil keputusan yang tepat.
“Kami mengapresiasi kegiatan ini. Anak-anak perlu mendapatkan pemahaman yang benar tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas. Harapannya mereka mampu memilih pergaulan yang sehat, menjaga diri dan fokus meraih prestasi,” ujar Imamah.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga edukasi mengenai pencegahan narkoba tidak berhenti dalam satu kegiatan, melainkan menjadi bagian dari pembinaan karakter peserta didik.
Kolaborasi LSM Sahabat Imipas dan Dewan Pendidikan Kabupaten Sampang tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.
Edukasi sejak dini dinilai penting karena pelajar berada pada fase perkembangan yang membutuhkan pendampingan dari keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat.
Karena itu, kegiatan sosialisasi diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran bersama bahwa pencegahan jauh lebih penting daripada menunggu munculnya korban.
Menyelamatkan generasi muda dari narkoba bukan hanya tanggung jawab sekolah, melainkan tanggung jawab bersama. Pelajar diharapkan mampu mengisi masa mudanya dengan pendidikan, kreativitas, olahraga, kegiatan sosial, kewirausahaan, serta berbagai aktivitas positif.
Selamatkan generasi muda Indonesia. Jauhi narkoba, hindari pergaulan berisiko, raih prestasi dan bangun masa depan.
Penulis: Eka Aristiya Juni Artomo
Editor: Pamungkas
Sumber: Liputan Langsung
![]()









