TMMD Ke-130 Kodim Lebak Hadirkan Program Fisik dan Nonfisik

Metropolitanin8.com – Kab. Lebak – Kodim 0603/Lebak bersiap melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 di Desa Citorek Barat, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Lebak, Banten. Program ini mengedepankan semangat gotong royong antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk meningkatkan pembangunan serta kesejahteraan warga desa, Selasa (13/10/2026).

Komandan Kodim (Dandim) 0603/Lebak, Letkol Inf I Gede Mahendra Subrata, S.I.P., M.I.P., M.Sc., mengatakan TMMD bukan hanya berorientasi pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“TMMD ini bukan sekadar pembangunan fisik semata, melainkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TNI hadir di sini karena rakyat dan bekerja bersama rakyat,” ujarnya.

Ia menegaskan, semangat gotong royong menjadi landasan pelaksanaan program tersebut. Prajurit TNI akan bekerja bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan warga Desa Citorek Barat untuk mewujudkan berbagai sasaran pembangunan.

“Pembangunan jalan sepanjang 1,4 kilometer, sumur bor, rehabilitasi rumah tidak layak huni, hingga program penurunan stunting dan penanaman seribu pohon, semuanya kita lakukan demi satu tujuan: meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat di pelosok desa,” jelasnya.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat seluruh hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Pembangunan ini adalah milik kalian, milik kita semua. Manfaatkan air bersih dari sumur bor dengan bijak dan pelihara jalan yang telah dikerjakan bersama-sama,” pesannya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lebak, instansi terkait, dan masyarakat yang mendukung pelaksanaan TMMD. Menurutnya, kolaborasi seluruh pihak menjadi kunci agar manfaat program dapat dirasakan secara luas.

TMMD ke-130 di Desa Citorek Barat mencakup sejumlah sasaran fisik untuk mendukung aksesibilitas dan kebutuhan dasar masyarakat.

Sasaran pokok pembangunan fisik meliputi:

  • Pengecoran jalan sepanjang 1,4 kilometer, lebar 3 meter, dan ketebalan 15 sentimeter.
  • Pembangunan gorong-gorong di lima titik.
  • Pembangunan satu titik plat duiker.
  • Pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sepanjang 20 meter dengan tinggi 0,80 meter.

Selain itu, program tambahan dan unggulan Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) mencakup pembangunan lima titik sumur bor untuk mendukung ketersediaan air bersih serta rehabilitasi lima unit rumah tidak layak huni (RTLH).

Program sosial lainnya meliputi pembagian 200 paket sembako bagi warga kurang mampu dan santunan kepada 100 anak yatim.

Untuk mendukung kelestarian lingkungan, program ini juga menargetkan penanaman 1.000 batang pohon. Sementara dalam bidang ketahanan pangan, direncanakan kegiatan penanaman padi pada lahan seluas satu hektare.

Tidak hanya pembangunan fisik, TMMD ke-130 juga menghadirkan kegiatan nonfisik melalui penyuluhan dan edukasi bagi masyarakat.

Program tersebut meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta bahaya narkoba.

Kegiatan lainnya mencakup pemutaran film dokumenter, penyuluhan reboisasi, dan penyuluhan budidaya ikan air tawar.

Di bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, program yang direncanakan juga mencakup upaya penurunan stunting dengan sasaran 200 orang. Selain itu, akan digelar turnamen bola voli yang diikuti delapan tim untuk mempererat kebersamaan warga.

Program pembuatan satu unit prasasti turut tercantum dalam daftar sasaran kegiatan.

Melalui rangkaian program fisik dan nonfisik tersebut, TMMD ke-130 diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, memperbaiki infrastruktur desa, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesadaran warga terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Pelaksanaan program ini juga diharapkan mempererat hubungan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun Desa Citorek Barat serta wilayah sekitarnya.

Penulis: Suhendar
Editor: Redaksi

Loading