Metropolitanin8.com – Jakarta – Penyelenggara ajang tinju bertajuk Pattimura International Big Fight 2026 melakukan audiensi dengan TVRI di Jakarta, Rabu (15/4/2026), guna membahas dukungan dan kerja sama penyiaran event tersebut.
Audiensi tersebut dipimpin oleh promotor dari Maluku Barat Daya Promotion, Nikolas Johan Kilikily, didampingi Ketua Dewan Pengawas Federasi Tinju Profesional Indonesia Yance Rahayaan serta Pembina promotor Letkol Inf (Purn) G. Borlak. Rombongan diterima langsung oleh Direktur Program dan Berita TVRI, Arif Adi Kuswardono.
Dalam pertemuan tersebut, pihak TVRI menyatakan prinsipnya mendukung penyelenggaraan event olahraga yang dinilai memiliki dampak positif bagi masyarakat.
“TVRI mendukung upaya penyelenggaraan event olahraga yang memiliki nilai positif. Namun diperlukan koordinasi berkelanjutan terkait kesiapan teknis, termasuk lokasi pelaksanaan kegiatan,” ujar Arif.
Selain dukungan penyiaran, dalam pembahasan teknis juga disepakati penyesuaian nomenklatur penghargaan, yakni dari semula “Piala Harapan Direktur TVRI” menjadi “Piala Harapan TVRI” sebagai representasi kelembagaan.
Sementara itu, promotor Nikolas Johan Kilikily menilai dukungan TVRI menjadi momentum strategis untuk membangkitkan kembali eksistensi tinju Indonesia di kancah nasional maupun internasional.
“Event ini bukan sekadar pertandingan, tetapi simbol kebangkitan tinju nasional yang sarat nilai sejarah dan budaya, khususnya dari Maluku sebagai lumbung petinju Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi dengan TVRI diharapkan mampu memperluas jangkauan publikasi sekaligus memberikan ruang bagi petinju amatir dan profesional untuk tampil di panggung nasional hingga internasional.
Adapun dalam ajang tersebut akan diperebutkan sejumlah penghargaan bergengsi, di antaranya Sabuk Emas Gubernur Maluku, Sabuk Emas Gubernur Maluku Utara, Sabuk Emas Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM), Sabuk Emas Angkatan Muda Pattimura, serta Piala Terbaik Kapitan Pattimura.
Event ini juga diharapkan mampu mengangkat kembali semangat kepahlawanan Thomas Matulessy dalam dunia olahraga, sekaligus memperkuat identitas budaya melalui sport tourism.
Dengan sinergi antara penyelenggara, federasi, dan media nasional, Pattimura International Big Fight 2026 diharapkan dapat terselenggara secara profesional, aman, serta memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga tinju Indonesia. (Rosmauli)











