Metropolitanin8.com – Lampung – Polda Lampung bersama seluruh Polres gencar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) sejak 8 Agustus 2025, menyalurkan ribuan kilogram beras untuk menjaga stabilitas harga dan stok bahan pokok di tengah masyarakat.
Dibuka di Polres Pesawaran dan Polres Pringsewu dengan penyaluran lebih dari 4 ton beras, program ini berlanjut di berbagai titik: Polresta Bandar Lampung (2,25 ton), Polres Metro (4 ton dalam dua hari), Polres Lampung Selatan (650 kg + 1,35 ton), Polres Lampung Utara (2,5 ton), hingga Way Kanan (2 ton).
Puncaknya, Kamis (14/8/2025), kick off GPM akan digelar di Polda Lama dan serentak di 35 titik Polres jajaran, dengan target distribusi 74 ton beras dalam sehari.
Kapolda Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, menegaskan GPM adalah wujud nyata kepedulian Polri.
“Kami hadir memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga beras bagi masyarakat,” ujarnya.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut, secara nasional Polri sudah menyalurkan sekitar 2.225 ton beras SPHP dan masih ada 1,3 juta ton yang akan didistribusikan hingga akhir tahun.
“Harga beras medium maupun premium harus sesuai bahkan di bawah HET. Kalau ada spekulan yang main-main, akan kami tindak tegas,” tegasnya.
Mutia, warga Bandar Lampung, mengaku terbantu dengan program ini.
“Harga berasnya terjangkau dan sangat membantu, tapi pengawasan jangan longgar,” katanya.
Dengan sinergi Polri, Pemda, Bulog, dan tokoh masyarakat, GPM diharapkan menjadi benteng harga beras tetap stabil, terjangkau, dan bebas dari permainan tangan nakal.
Penulis: Nasuki
Sumber: Bid. Humas Polda Lampung















