Metropolitanin8.com – Kota Medan – Anggota DPRD Kota Medan Fraksi Partai NasDem, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos, menggelar Reses IV Masa Sidang I Tahun Sidang 2025–2026 Tahun Anggaran 2025, bertempat di Kantor Sopo ATRestorasi Bersatu Medan, Jalan Karya Mesjid Ujung, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Minggu (21/12/2025).
Kegiatan reses tersebut dihadiri ribuan warga serta sejumlah perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Medan, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perhubungan, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, BPBD, unsur Kecamatan dan Kelurahan. Namun, Dinas Sosial dan Lurah Sei Agul tercatat tidak hadir.
Dalam penyampaian aspirasi warga, persoalan sampah dan penanganan banjir masih menjadi topik dominan yang disampaikan masyarakat kepada wakil rakyat. Keluhan tersebut disampaikan langsung kepada Antonius Tumanggor dan para pemangku kepentingan yang hadir dalam forum reses.
Dalam sambutannya, Antonius Devolis Tumanggor menyoroti lemahnya penanganan pascabanjir yang terjadi beberapa waktu lalu serta buruknya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah. Meski demikian, ia tetap mendorong keberlanjutan dan penguatan program Pemerintah Kota Medan agar pembangunan dapat berjalan lebih optimal.
“Kita harus bersama-sama membenahi persoalan banjir dan sampah. Pemerintah memiliki program, namun dukungan dan kesadaran masyarakat juga sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga Helpon Manurung menegaskan bahwa kesadaran masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya harus ditingkatkan, karena menjadi salah satu penyebab utama banjir, khususnya di Kelurahan Sei Agul. Ia juga menyinggung minimnya kehadiran pemerintah saat banjir besar pada 27 November 2025 lalu.
“Warga harus disiplin membuang sampah dan membayar iuran kebersihan secara tertib. Kami juga mendukung program yang dijalankan Bapak Antonius Tumanggor bersama pihak kelurahan,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Plt. Camat Medan Barat, Maswan Harahap, menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Medan bukan tidak hadir saat bencana banjir terjadi. Namun, keterbatasan personel dan peralatan BPBD di wilayah Medan Barat menjadi kendala dalam penanganan cepat, terlebih saat banjir melanda hampir seluruh wilayah kecamatan.
Di akhir kegiatan reses, Antonius Devolis Tumanggor mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah untuk membangun komitmen bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan, mengurangi risiko banjir, serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Medan. (Rizki)











