Metropolitanin8.com – Tangerang – Ikatan Motor Rumah Sakit (IMORS) menggelar rapat tahunan di kediaman Maman Simon, Buaran Indah, Kota Tangerang, sebagai persiapan rangkaian kegiatan menyambut Anniversary ke-20 pada Desember 2025. Rapat tersebut menetapkan dua agenda besar, yakni kegiatan bakti sosial serta touring menuju kawasan Cisarua–Puncak, Bogor yang dijadwalkan pada Rabu–Kamis, 24–25 Desember 2025.
Agenda Utama: Touring dan Bakti Sosial
Ketua IMORS, Sujono (Alek), mengatakan bahwa agenda ini merupakan tradisi tahunan yang selalu dinanti oleh para anggota.
“Agenda tahunan ini kami laksanakan bukan sekadar untuk rekreasi. Ini momentum mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, dan menyegarkan kembali semangat kebersamaan antaranggota,” ujarnya, Sabtu (23/11/25).
Selain touring, IMORS juga akan menggelar bakti sosial sebagai bentuk kontribusi kepada masyarakat.
“Bakti sosial adalah wujud kepedulian kami. Kami ingin keberadaan IMORS tidak hanya terasa di internal, tetapi juga berdampak nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Suasana Rapat: Hangat dan Penuh Masukan
Rapat berlangsung dalam suasana akrab, namun tetap serius membahas teknis pelaksanaan touring, rute, titik kumpul, hingga standar keselamatan berkendara.
Anggota senior Maman Simon, menilai kegiatan ini menjadi simbol kuatnya kebersamaan dalam tubuh IMORS.
“Touring tahunan selalu jadi momen yang paling ditunggu. Seru, tapi yang paling penting adalah kebersamaan yang terus terjaga,” ucapnya.
Anggota lain, Omen, mengingatkan pentingnya disiplin selama perjalanan.
“Kita membawa nama IMORS dan instansi masing-masing. Jadi keselamatan, etika berkendara, dan kekompakan harus tetap dijaga,” tegasnya.
Rustini, anggota muda IMORS, memberikan pandangan berbeda.
“Menurut saya ini kegiatan yang lengkap. Kita touring, kita bersosial, dan kita makin kompak. Ini yang bikin IMORS beda dari komunitas lain,” jelasnya.
Kutipan Tambahan dari Senior IMORS: Endang & Dani
Senior IMORS, Endang, menyampaikan bahwa touring ini adalah momentum untuk memperkuat rasa saling peduli di antara anggota.
“Saya sudah cukup lama ikut IMORS. Yang membuat kita bertahan sampai 20 tahun adalah rasa saling menjaga. Touring ini bukan hanya soal perjalanan, tapi soal kebersamaan dan saling mendukung,” ungkap Endang.
Sementara senior lainnya, Dani, menegaskan bahwa IMORS harus tetap konsisten pada jati dirinya sebagai komunitas yang disiplin, solid, dan bermanfaat.
“IMORS sudah seperti keluarga besar. Pesan saya, tetap jaga sikap selama touring, tetap solid, dan jangan lupa tujuan sosial kita. Itu yang membuat IMORS dihormati,” tegas Dani.
Refleksi 20 Tahun IMORS
Sebagai salah satu pendiri, Maman Simon mengingatkan bahwa kekuatan IMORS selama dua dekade ada pada komitmen dan kekeluargaan.
“Dua puluh tahun perjalanan bukan hal yang kecil. Banyak cerita, banyak perjuangan, dan banyak kebersamaan. Saya bangga IMORS tetap berdiri kuat sampai hari ini,” tuturnya.
Ketua IMORS, Sujono, menutup rapat dengan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh manfaat.
“Semoga seluruh anggota selalu menjaga kekompakan. Tahun ke-20 ini harus menjadi momentum untuk IMORS tumbuh lebih bermanfaat, lebih peduli, dan lebih solid,” pungkasnya.
Dengan persiapan matang menuju Anniversary ke-20, IMORS berharap rangkaian ini dapat mempererat hubungan antaranggota sekaligus memperluas kontribusi sosial komunitas bagi masyarakat. (Ayung)








