Mudik Gratis Polri 2026 Resmi Dimulai, 81 Bus Dilepas dari Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya

Metropolitanin8.com – Program Mudik Gratis Polri Presisi 2026 resmi diberangkatkan dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia” di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya, Rabu (18/3).

Pelepasan dilakukan langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, bersama sejumlah pejabat tinggi negara.

Hadir dalam mudik gratis Polri Presisi 2026 tersebut Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan RI Djamari Chaniago, Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryo Nugroho, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri, Brigjen Pol Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono, Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin, serta Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto. Turut pula perwakilan dari Jasa Marga dan Jasa Raharja.

Kapolri menyampaikan, program mudik gratis tahun ini difokuskan untuk melayani masyarakat yang akan pulang ke dua provinsi utama, yakni Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca juga: Dukung Polri Objektif Dan Profesional, Ungkap Kasus Andrie Yunus

“Alhamdulillah, hari ini kita baru saja melaksanakan pelepasan mudik gratis oleh Polri Presisi Tahun 2026,” ujar Sigit.

Sebanyak 81 bus diberangkatkan dengan total 4.009 pemudik. Antusiasme masyarakat terbilang tinggi, mengingat proses pendaftaran hanya dibuka selama tiga hari di masing-masing polres.

Baca juga: Polri Gelar Operasi Ketupat 13–25 Maret 2026, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan

Sebelum keberangkatan, Polri memastikan seluruh prosedur keselamatan dijalankan secara ketat, baik terhadap pengemudi maupun armada.

Pengecekan meliputi: Tes urine, Tes alkohol, Tes narkoba, Pemeriksaan kesehatan pengemudi, serta Kelayakan kendaraan.

Langkah ini dilakukan guna menjamin perjalanan mudik berlangsung aman dan nyaman.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri mengungkapkan tren positif terkait keselamatan lalu lintas. Jumlah kecelakaan dilaporkan menurun 40,91 persen atau setara 682 kasus dibandingkan pelaksanaan operasi pada 2025.

“Ini menjadi indikator bahwa upaya pengamanan dan pelayanan berjalan efektif. Kita harapkan tren ini terus terjaga hingga arus mudik dan balik selesai,” jelasnya.

Sementara itu, data menunjukkan peningkatan jumlah kendaraan yang keluar dari Provinsi DKI Jakarta melalui jalur tol tercatat sebanyak 1.213.388 kendaraan telah meninggalkan ibu kota, meningkat 20,89 persen dibandingkan periode Lebaran 2025.

Kenaikan ini menjadi sinyal tingginya mobilitas masyarakat, sehingga pengamanan dan rekayasa lalu lintas akan terus diperkuat.