Metropolitanin8.com – Lampung Selatan – Dalam rangka memeriahkan perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Dusun Way Apus, Desa Bakauheni, Kecamatan Bakauheni, menggelar pagelaran seni Jaranan Campursari Turonggo Nuswantoro, Sabtu (23/8/2025).
Acara yang digelar di Lapangan Dusun Way Apus RK 013/RT 01 ini dihadiri oleh Kepala Desa Bakauheni Sukirno, Babinsa Bakauheni Windu Julia Atmaja, Kepala Dusun Way Apus Taaludin, Ketua RT 01 Suwandi, rombongan seniman, serta ratusan warga yang antusias menyaksikan jalannya pertunjukan.
Seni Kuda Lumping, juga dikenal sebagai Jaran Kepang atau Jathilan, merupakan tarian tradisional Jawa yang menampilkan prajurit menunggang kuda tiruan dari anyaman bambu. Dengan gerakan dinamis dan penuh semangat, tarian ini merefleksikan jiwa kepahlawanan dan kebersamaan.
Ketua RT 01 Dusun Way Apus, Suwandi, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang turut menyukseskan acara.
“Saya ucapkan terima kasih kepada warga yang sudah memberikan dukungan tenaga dan pikiran. Juga terima kasih kepada Topik yang telah membantu dana sehingga pagelaran ini dapat terlaksana. Harapan saya tahun depan kegiatan serupa bisa digelar lebih meriah lagi, menjadi ajang kebersamaan sekaligus mempererat persaudaraan antarwarga,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Seni Jaranan Campursari Turonggo Nuswantoro, Subagio, juga mengungkapkan rasa terima kasih.
“Kami berterima kasih karena telah dipercaya tampil menghibur masyarakat Way Apus. Semoga penampilan kami bisa memuaskan penonton dan berlanjut di masa mendatang,” katanya.
Paguyuban Seni Jaranan Campursari Turonggo Nuswantoro yang berdiri sejak 2018 di Dusun Muarapiluk, Desa Bakauheni, kini beranggotakan sekitar 40 orang yang terdiri dari penari, penabuh gamelan, dan sinden. Kelompok ini konsisten menjaga kelestarian seni tradisional warisan leluhur.
Pagelaran berlangsung meriah, penuh tawa, dan meninggalkan kesan hangat kebersamaan di tengah masyarakat, sekaligus menutup rangkaian perayaan HUT RI ke-80 di Dusun Way Apus.
Penulis: Nasuki
Sumber: Panitia & Paguyuban Turonggo Nuswantoro















