Metropolitanin8.com – Jakarta – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimaknai sebagai saat yang penuh keberkahan, refleksi diri, serta penguatan nilai persaudaraan di tengah kehidupan berbangsa. Dalam suasana kemenangan tersebut, Persaudaraan Mimikri bersama Pusat Polisi Militer Tentara Nasional Indonesia (Puspom TNI) menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada umat Muslim di seluruh Indonesia.
Ucapan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi yang dipublikasikan di berbagai platform media nasional pada Sabtu (21/3/2026). Kedua institusi menilai Idul Fitri bukan sekadar perayaan keagamaan, melainkan momentum spiritual dan sosial untuk kembali kepada nilai-nilai fitrah kemanusiaan.
Idul Fitri menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, memperkuat solidaritas sosial, serta meneguhkan semangat persatuan dalam bingkai keberagaman masyarakat Indonesia. Nilai saling memaafkan dan kepedulian dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang damai dan harmonis.
Ketua Umum Persaudaraan Mimikri, Oscar Emanuel Indradjaja, SH, MH, menegaskan bahwa Idul Fitri adalah momentum kebersamaan seluruh elemen bangsa untuk memperkuat persaudaraan lintas latar belakang.
“Hari Raya Idul Fitri adalah momen suci untuk kembali kepada hati yang bersih. Nilai saling memaafkan harus menjadi kekuatan moral bangsa dalam menjaga persatuan. Kami berharap Idul Fitri tahun ini membawa kedamaian, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan semangat gotong royong di tengah masyarakat,” ujar Oscar.
Senada dengan itu, Sekretaris Umum Persaudaraan Mimikri, Albertus Tody Bintoro Ajie, menambahkan bahwa semangat Ramadan yang telah dilalui selama sebulan penuh hendaknya menjadi bekal dalam membangun kehidupan sosial yang lebih beretika dan penuh empati.
“Ramadan telah melatih kita menahan diri, memperbanyak kepedulian, serta memperkuat nilai kemanusiaan. Idul Fitri adalah titik kembali untuk meneguhkan komitmen kebersamaan dan toleransi. Persaudaraan harus terus dijaga sebagai perekat keutuhan bangsa,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasatlak Lidkrimpamfik Kol CPM Joao Cesar Dacosta Corte Real menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan nasional dalam suasana perayaan keagamaan.
Menurutnya, Idul Fitri memiliki makna strategis tidak hanya dari sisi spiritual, tetapi juga dalam memperkuat ketertiban sosial dan persatuan nasional.
“Idul Fitri adalah momentum kebangsaan. Di tengah keberagaman Indonesia, kita harus menjaga persatuan, kedamaian, dan stabilitas keamanan. Kebersamaan dan toleransi adalah kunci agar bangsa ini tetap kuat dan harmonis,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai sarana mempererat hubungan antarsesama serta memperkuat komitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita jaga persaudaraan, kedamaian, serta semangat kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” pungkasnya.
Perayaan Idul Fitri diharapkan tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum transformasi sosial yang memperkuat harmoni nasional, mempererat persatuan, serta menumbuhkan optimisme membangun Indonesia yang damai dan sejahtera. (Redaksi)













