Di POPDA XV 3. Sukses Penuhi Target Utama, Kontingen Renang Sidoarjo Sabet 20 Medali di Ajang POPDA XV Sidoarjo

Metropolitanin8.com- Sidoarjo –
Tiga hari di Kolam Renang Dispora Jawa Timur, Kertajaya, Surabaya, menjadi ujian bagi 205 perenang pelajar dari 35 kabupaten dan kota yang datang membuktikan siapa tercepat di Jawa Timur.

Bagi kontingen Sidoarjo, kolam itu menyimpan target yang jelas. Cabang olahraga renang ditargetkan membawa pulang empat medali emas dari POPDA XV Jawa Timur 2026. Target itu bukan angka sembarangan.

Sebelum bertanding, kontingen Sidoarjo dilepas Bupati Subandi, didampingi Kadisporapar Rudi Setiawan. Forkopimda dan jajaran OPD Kabupaten Sidoarjo hadir dalam pelepasan itu sebagai bentuk dukungan kepada para atlet pelajar. Pelepasan kontingen, berlangsung di Pendopo utama Delta Wibawa, pada Senin pagi ini (2/10/2026)

Target itu terpenuhi. Data kontingen Sidoarjo mencatat, tim renang pulang dengan 20 medali: empat emas, sebelas perak, dan lima perunggu dari Kolam Renang Dispora Jawa Timur.

Emas pertama datang dari nomor 50 meter gaya bebas. Kendra Wirga menjadi yang tercepat di nomor itu dan membuka jalan bagi tim renang Sidoarjo di POPDA XV.

Emas berikutnya lahir dari kerja tim. Estafet putri 4×100 meter gaya bebas Sidoarjo finis terdepan, mengalahkan para pesaingnya. Gresik finis di posisi kedua dan membawa pulang perak.

Dua emas lainnya melengkapi target empat emas tim renang. Namun data yang diterima redaksi Oala.id belum merinci nomor dan nama perenang penyumbang dua emas tersebut hingga berita ini disusun.

Renang dipertandingkan pada 30 Oktober hingga 1 November 2026. Sebanyak 205 atlet pelajar dari 35 kabupaten dan kota bertarung di kolam yang sama. Persaingan berlangsung sengit sejak hari pertama.

Persaingan itu terlihat dari Bangkalan, yang mengumpulkan sembilan emas renang. Hasil itu menempatkan Bangkalan sebagai kekuatan besar di kolam POPDA XV tahun ini dan menjadi pembanding bagi Sidoarjo.

POPDA XV Jawa Timur 2026, sebenarnya telah berlangsung pada 29 Oktober hingga 11 November 2026. Sebanyak 30 cabang olahraga dipertandingkan di Surabaya dan Ngawi, dengan 38 kabupaten dan kota sebagai peserta.

Sedangkan pada POPDA XIV di Bangkalan tahun 2024, Sidoarjo finis di peringkat ketiga dengan 31 emas, 32 perak, dan 30 perunggu. Renang saat itu menyumbang empat emas, empat perak, dan tiga perunggu.

Di luar kolam, Sidoarjo menyiapkan cabor lain. Sebelas atlet menembak di bawah binaan Perbakin turun di nomor indoor dan outdoor. Selam, atletik, panjat tebing, dan wushu menyusul sebagai tumpuan gelombang awal.

Sepak bola menjadi tumpuan berikutnya. Skuad pelajar Sidoarjo bersiap menuju Ngawi, tempat pertandingan sepak bola POPDA XV digelar pada 6 hingga 11 November 2026, dengan modal persiapan yang matang.

POPDA bukan hanya perebutan medali. Ajang ini menjadi jenjang pembinaan atlet pelajar menuju Porprov dan PON, tempat prestasi diuji di level yang lebih tinggi dan lebih berat.

Kini kolam sudah ditutup dan sorotan berpindah ke Ngawi. Pertanyaannya, mampukah cabor-cabor berikutnya menjaga laju Sidoarjo menuju peringkat yang lebih baik dari POPDA XIV? Jawabannya ditentukan di lapangan Ngawi.

Eka aristiya Juni artomo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *