Musrenbangdes Tanjung Burung, Infrastruktur dan Layanan Publik Jadi Skala Prioritas

Metropolitanin8.com – Kabupaten Tangerang – Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes) Tanjung Burung, Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, berlangsung sukses pada Jumat (26/9/2026). Agenda ini membahas penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 sekaligus menampung usulan pembangunan untuk 2027.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa H. M. Idris Efendi, S.Pd., M.M., Sekretaris Desa H. Basri, perwakilan Bendahara Kecamatan Teluk Naga Hairul, Babinsa, Binamas, MUI, Kepala Sekolah, BPD, LPM, Karang Taruna, tokoh masyarakat, serta perwakilan RT/RW.

Kepala Desa H. M. Idris Efendi menegaskan, Musrenbangdes menjadi forum penting untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam perencanaan pembangunan.

“Musyawarah ini memastikan pembangunan desa sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu, Hairul dari Kecamatan Teluk Naga menambahkan bahwa Musrenbangdes juga menjadi sarana sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan lembaga terkait. Usulan-usulan yang tidak dapat ditangani melalui Dana Desa akan diteruskan ke tingkat kecamatan, kabupaten, hingga kementerian terkait.

Dalam musyawarah, sejumlah usulan prioritas muncul, di antaranya pembangunan sarana pendidikan yang lebih memadai, peningkatan layanan kesehatan, serta perbaikan infrastruktur lingkungan. Kades juga menekankan, usulan yang belum terakomodir di 2026 akan otomatis masuk prioritas tahun berikutnya.

Selain pembahasan program, acara turut dirangkai dengan lomba kebersihan, keindahan, dan ketertiban lingkungan (K3) antar-RT. RT 11 berhasil keluar sebagai juara dan mendapat apresiasi. Lomba K3 ini rencananya akan dijadikan agenda tahunan guna meningkatkan kepedulian warga terhadap lingkungan.

“Yang terpenting, mari kita saling mendukung dan membangun bersama, bukan saling menjatuhkan. Dengan kebersamaan, pembangunan desa akan lebih cepat terwujud,” pesan Kades menutup musyawarah.

(Wenni)