Metropolitanin8.com – Kota Tangerang – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Jenderal Polisi (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., melakukan kunjungan kerja ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Tangerang, Kamis (12/02/2026), untuk meninjau program pembinaan kemandirian warga binaan melalui unit produksi Jawara Beton. Kunjungan tersebut bertepatan dengan satu tahun berjalannya program pembinaan berbasis industri tersebut.
Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pembinaan yang berfokus pada peningkatan keterampilan kerja warga binaan, khususnya di bidang produksi beton. Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya pemasyarakatan dalam membekali warga binaan dengan kompetensi yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Agus Andrianto meninjau langsung tahapan produksi, mulai dari pencetakan bahan hingga hasil akhir berupa berbagai produk beton, termasuk paving block, roster, dan panel beton RISHAM (Rumah Instan Sehat Aman dan Murah). Produk-produk tersebut menjadi bagian dari praktik pembelajaran kerja yang dijalankan secara terstruktur di lingkungan lapas.
Selain meninjau unit produksi, rombongan juga melihat kesiapan pengembangan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lapas Kelas I Tangerang. Pengembangan ini dikaitkan dengan dukungan terhadap program pemenuhan gizi nasional, dengan melibatkan warga binaan dalam aktivitas yang bersifat edukatif dan produktif.
Kegiatan dihadiri sejumlah pejabat kementerian/lembaga, perwakilan BUMN dan mitra industri, serta unsur pemerintah daerah dan aparat kewilayahan. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya kerja sama lintas sektor dalam mendukung program pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam keterangannya, Menteri Agus Andrianto menyampaikan bahwa pembinaan berbasis keterampilan merupakan bagian penting dari sistem pemasyarakatan.
“Program pembinaan seperti ini diharapkan dapat memberikan bekal keterampilan kerja bagi warga binaan sehingga mereka memiliki kesiapan untuk kembali ke masyarakat secara produktif,” ujarnya.
Kepala Lapas Kelas I Tangerang, Beni Hidayat, menambahkan bahwa unit Jawara Beton menjadi sarana pembelajaran kerja sekaligus pembentukan disiplin dan tanggung jawab.
“Kami berupaya memastikan warga binaan memperoleh keterampilan yang relevan dan dapat diterapkan di luar lapas. Pembinaan ini diarahkan untuk mendukung proses reintegrasi sosial,” jelasnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan menjadi bagian dari evaluasi serta penguatan program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas I Tangerang. Melalui pengembangan unit produksi seperti Jawara Beton, pemasyarakatan diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi warga binaan sekaligus mendukung tujuan pembinaan yang berkelanjutan. (Red)











