Diduga Jadi Tempat Pengoplosan Solar, Parkiran Armada Transporter di Sindang Jaya Disorot Warga

Metropolitanin8.com – Tangerang – Sebuah tempat parkir atau lokasi pengisian penuh (full tangki) armada transporter pengangkut bahan bakar minyak (BBM) di Jalan Padma Utama, Desa Sindang Jaya, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, diduga dijadikan lokasi pengoplosan BBM jenis solar dengan minyak mentah atau minyak cong, pada Sabtu (3/10/2025).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, lokasi tersebut diduga dikelola oleh seseorang berinisial A, dengan pengurus berinisial B, dan disebut-sebut dikoordinasi oleh I. Aktivitas di tempat tersebut menarik perhatian warga sekitar karena kerap terlihat kendaraan pengangkut BBM keluar masuk di malam hari.

Saat dikonfirmasi, B, yang mengaku sebagai pengurus di lokasi tersebut, awalnya menyebut bahwa minyak yang ada merupakan minyak diesel yang didatangkan dari Palembang, Sumatera Selatan. Namun, ketika kembali ditanya oleh wartawan, ia memberikan keterangan berbeda dengan mengatakan bahwa cairan tersebut adalah oli dari Sanmaru.

“Kita dari seberang, pengambilannya dari Palembang. Kemarin sudah dijelaskan sama Pak Gatot kalau saya ini pengurus. Minyak mentah itu diolah jadi minyak diesel. Kemarin di Cipondoh kolep, jadi sekarang diserahkan ke kita,” ujar B saat ditemui di lokasi.

Sementara itu, seorang pekerja yang mengaku sebagai asisten pengemudi (kenek) di armada transporter tersebut membenarkan bahwa lokasi tempat dirinya bekerja merupakan tempat pengolahan solar olahan.

“Iya, solar olahan. Pengurusnya B, tapi koordinatornya I. Saya mah cuma jalan kalau disuruh,” katanya singkat.

Menurut Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, tindakan pengangkutan atau niaga BBM bersubsidi tanpa izin dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan BBM, dengan ancaman pidana maksimal enam tahun penjara dan denda hingga Rp60 miliar.

Hingga berita ini diterbitkan, Aparat Penegak Hukum (APH) wilayah Kabupaten Tangerang, termasuk Polresta Tangerang dan pihak Pertamina, belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan aktivitas pengoplosan tersebut. (Red)

 

Penting!!!

🧭 Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan hasil penelusuran lapangan dan konfirmasi awal di lokasi. Semua pihak yang disebut masih dalam tahap dugaan dan berhak memberikan klarifikasi atau tanggapan untuk pemberitaan berikutnya sesuai Kode Etik Jurnalistik dan prinsip cover both sides.