Metropolitanin8.com – Kab. Serang – Menanggapi keluhan masyarakat terkait aktivitas galian tambang di wilayah Palima–Cinangka, khususnya di Desa Pancanegara, Kabupaten Serang, salah satu perusahaan tambang, PT Wahyu Putra Mulya, menunjukkan komitmennya terhadap keselamatan pengguna jalan dan lingkungan sekitar dengan melakukan aksi pembersihan jalan secara rutin.
Dari laporan warga, tercatat terdapat tiga perusahaan galian aktif di wilayah tersebut, yakni PT Telaga Kencana Prima di dekat kantor Desa Pancanegara, PT Wahyu Putra Mulya di Kampung Rancabunar, dan CV Pabuaran Sentosa yang beroperasi di bawah Kampung Ciwadas.
Berdasarkan pantauan tim Metropolitanin8 di lapangan, kegiatan pembersihan jalan dilakukan oleh PT Wahyu Putra Mulya dengan mengerahkan mobil tangki air untuk menyemprot permukaan jalan utama. Langkah ini dilakukan guna mengurangi debu akibat lalu lintas kendaraan tambang yang berpotensi mengganggu visibilitas pengguna jalan serta menimbulkan risiko kesehatan seperti ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas).
Sejumlah pekerja tambang turut aktif dalam proses penyemprotan air untuk membersihkan sisa-sisa material tambang yang tercecer di badan jalan. Upaya ini mendapat sambutan positif dari warga.
“Kalau jalan disemprot rutin seperti ini, debunya nggak terlalu parah. Harapannya bisa dilakukan terus agar pengguna jalan lebih nyaman,” ujar salah seorang pengendara yang melintas.
Meski demikian, hingga saat ini belum terlihat langkah serupa dari dua perusahaan lainnya, yakni CV Pabuaran Sentosa dan PT Telaga Kencana Prima. Sejumlah warga menuturkan bahwa kedua perusahaan tersebut turut berkontribusi terhadap dampak lingkungan akibat aktivitas angkutan tambang, namun belum ada tindakan nyata dalam hal pembersihan jalan.
Pihak PT Wahyu Putra Mulya dalam pernyataannya menegaskan bahwa pembersihan jalan ini adalah bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan di sekitar wilayah operasional.
Tim Metropolitanin8 masih berupaya menghubungi perwakilan CV Pabuaran Sentosa dan PT Telaga Kencana Prima untuk mendapatkan klarifikasi serta tanggapan mereka.
Media akan terus memantau perkembangan aktivitas tambang di kawasan ini, sekaligus mendorong agar seluruh pelaku usaha pertambangan memperhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungan demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat luas.
(SDR | Metropolitanin8)














