Implementasikan 15 Program Aksi, Rutan Tangerang Tanam Jagung Hibrida

Metropolitanin8.com – Tangerang – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui penanaman jagung hibrida di lahan pertanian seluas kurang lebih 3.500 meter persegi.

Kegiatan tersebut menjadi tahap awal pengembangan lahan pertanian jagung di lingkungan Rutan Kelas I Tangerang sekaligus bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), khususnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Selain mengoptimalkan pemanfaatan lahan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembinaan bagi Warga Binaan melalui pemberian keterampilan praktis di bidang pertanian.

Dalam pelaksanaannya, Warga Binaan bersama peserta magang terlibat langsung dalam proses penanaman benih jagung hibrida.

Mereka mendapatkan pemahaman sekaligus praktik mengenai tahapan awal budidaya jagung, mulai dari persiapan lahan, menentukan jarak tanam hingga teknik penanaman benih yang tepat.

Kepala Rutan Kelas I Tangerang, Hermanto, mengatakan kegiatan penanaman jagung tidak hanya berorientasi pada hasil komoditas pangan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan peningkatan keterampilan Warga Binaan.

“Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami ingin memberikan keterampilan yang nyata dan dapat diterapkan oleh Warga Binaan. Mereka tidak hanya mendapatkan pembinaan secara teori, tetapi juga terlibat langsung dalam proses budidaya, mulai dari penanaman hingga nantinya proses pemeliharaan dan panen,” ujar Hermanto.

Menurutnya, keterampilan pertanian yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan diharapkan dapat menjadi bekal positif bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Harapannya, apa yang mereka pelajari selama berada di Rutan dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Kami ingin proses pembinaan di Rutan memberikan manfaat yang nyata, sehingga Warga Binaan memiliki keterampilan dan kepercayaan diri untuk memulai aktivitas yang produktif setelah selesai menjalani masa pidana,” tambahnya.

Hermanto menegaskan, pemanfaatan lahan produktif di lingkungan Rutan akan terus didorong sebagai bagian dari upaya mewujudkan program pembinaan yang produktif, mandiri dan berkelanjutan.

Menurutnya, pengembangan kegiatan pertanian juga dapat menjadi salah satu bentuk kontribusi Rutan dalam mendukung penguatan ketahanan pangan.

Dengan penanaman jagung hibrida tersebut, Rutan Kelas I Tangerang tidak hanya mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia, tetapi juga menghadirkan ruang pembelajaran bagi Warga Binaan untuk memperoleh pengalaman kerja secara langsung.

Kegiatan tersebut diharapkan memberikan manfaat ganda, yakni mendukung ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan dan keterampilan Warga Binaan sebagai bekal untuk kembali menjalani kehidupan produktif di tengah masyarakat.

Penulis: Redaksi
Editor: Pamungkas
Sumber: Rutan Kelas I Tangerang

Loading