Metropolitanin8.com – Kupang, NTT – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Emanuel Melkiades Laka Lena secara resmi membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) II Asosiasi Perusahaan Pengiriman Ekspres, Pos, dan Logistik Indonesia (Asperindo) NTT di Ballroom Hotel Timore, Kupang, Kamis (25/9/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Asperindo bukan sekadar asosiasi jasa pengiriman, tetapi mitra strategis pemerintah dalam memastikan konektivitas dan distribusi logistik di NTT.
“Wilayah kita terdiri dari lebih 600 pulau berpenghuni. Tantangan distribusi ini besar, hanya bisa dijawab lewat kerja sama,” ujarnya.
Data Bank Indonesia menunjukkan, NTT masih mengalami defisit perdagangan besar. Pada 2024, nilai barang yang masuk mencapai Rp59 triliun, sementara barang keluar hanya Rp8 triliun.
“Kontainer datang penuh, tapi pulang kosong. Kondisi ini harus kita ubah dengan memperkuat produksi dan distribusi lokal,” tegasnya.
Pemerintah Provinsi kini mendorong Gerakan Beli Produk NTT agar setiap desa, sekolah, dan komunitas memiliki produk unggulan.
“Bayangkan, untuk pinang saja kita impor Rp1 triliun, sementara produksi lokal baru Rp200 miliar. Jika ini ditutup, ratusan miliar rupiah tetap berputar di NTT,” jelasnya.
Untuk itu, Pemprov tengah merancang pembangunan pusat oleh-oleh di setiap kabupaten/kota guna memperluas akses kopi Flores, garam Rote, daging sapi Timor, hingga tenun ikat. Pasar Timor Leste juga disiapkan sebagai pintu ekspor.
Ia berharap Muswil II Asperindo NTT tidak hanya memilih pengurus, tetapi juga melahirkan program nyata yang mendukung perputaran ekonomi daerah.
“Dengan kolaborasi, profesionalisme, dan solidaritas, Asperindo bisa menjadi motor penting membangun NTT yang lebih maju,” pungkasnya.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Dewan Pengurus Pusat Asperindo Bagian OKK Budi Paryanto, Ketua DPW Asperindo NTT Anatji Jan, Ketua Panitia Muswil II Dionisius L. Waso, serta Ketua Kadin NTT Bobby Lianto.
Penulis: Florianus Fendi
Sumber: Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena














