Metropolitanin8.com – Kab. Sabu Raijua – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Sabu Raijua yang sudah berlangsung lebih dari dua pekan mendapat perhatian serius dari berbagai pihak.
Organisasi Masyarakat (Ormas) Grib Jaya Kabupaten Sabu Raijua mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan ini.
Ketua DPC Grib Jaya Sabu Raijua, Ridolof Djami Ga, bersama pengurus lainnya menyampaikan langsung tuntutan tersebut saat bertemu Wakil Bupati Sabu Raijua, Ir. Thobias Uly, M.Si, di ruang kerjanya, Senin (1/9/2025).
Ridolof menegaskan, kelangkaan BBM telah berdampak serius terhadap aktivitas masyarakat dari berbagai kalangan. Ia meminta pemerintah daerah, baik eksekutif maupun legislatif, bergerak cepat dan transparan dalam mencari solusi.
“Kalau dibiarkan terus, perekonomian Sabu Raijua bisa terancam lumpuh. Kami minta persoalan ini dibicarakan terbuka kepada masyarakat,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Thobias Uly menyatakan pemerintah tidak tinggal diam. Menurutnya, salah satu kendala utama adalah keterbatasan daya angkut kapal penyalur yang tidak sebanding dengan kebutuhan BBM di Sabu Raijua.
“Kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait agar pasokan BBM segera normal. Selain itu, pemerintah juga mempercepat pembangunan dua SPBU di Kecamatan Hawu Mehara dan merencanakan satu SPBU tambahan di Sabu Timur,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat agar tetap bersabar, seraya menegaskan bahwa pemerintah bekerja keras mencari jalan keluar.
Sementara itu, Wakil Ketua Grib Jaya, “Yonathan Lado Koro, menyoroti mekanisme antrean BBM di SPBU Raboaba yang dinilai belum tertata baik. Ia berharap pemerintah mengatur distribusi lebih efisien agar masyarakat tidak harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk mengisi BBM,” ungkapnya.
Yonathan juga mengingatkan pentingnya pengawasan agar BBM subsidi benar-benar tepat sasaran.
“Jangan sampai BBM untuk masyarakat kecil justru jatuh ke pihak lain. Pemerintah daerah sebaiknya melibatkan lebih banyak instansi untuk mengawasi distribusi,” tegasnya.
Grib Jaya menegaskan komitmennya untuk mendukung dan bekerja sama dengan pemerintah dalam mencari solusi terbaik bagi masyarakat.
“Kami siap bersinergi demi kemajuan Sabu Raijua ke depan,” tutup Yonathan. (Forianus Fendi)















