Pemkot Tangerang Usulkan Flyover Sudirman dan Underpass Maulana Hasanudin Cipondoh untuk Atasi Kemacetan

Metropolitanin8.com – Kota Tangerang – Pemerintah Kota Tangerang terus berkomitmen menuntaskan persoalan kemacetan yang terjadi di sejumlah titik strategis. Salah satunya melalui usulan pembangunan Flyover Sudirman dan Underpass Maulana Hasanudin Cipondoh sebagai solusi jangka panjang untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tangerang, Yeti Rohaeti menuturkan, rencana pembangunan kedua infrastruktur tersebut diharapkan dapat mengurangi kemacetan di simpang sebidang jalur kereta api yang berada di Jalan Raya Sudirman serta kawasan Stasiun Poris – Jalan Maulana Hasanudin, Cipondoh.

Menurutnya, kepadatan lalu lintas kerap terjadi akibat antrean panjang kendaraan saat kereta api melintas di perlintasan tersebut.

“Adanya perlintasan sebidang dengan jalur kereta api tidak hanya menghambat mobilitas lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan yang tinggi. Oleh karena itu, diperlukan solusi pembangunan infrastruktur strategis seperti Flyover Sudirman dan underpass Jalan Maulana Hasanudin,” ujar Yeti, Jumat (6/3/2026).

Ia menjelaskan, rencana pembangunan tersebut telah diusulkan langsung kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten sebagai bagian dari koordinasi dengan pemerintah pusat terkait pengembangan infrastruktur jalan nasional.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga tengah menyiapkan berbagai dokumen kelengkapan kesiapan proyek atau readiness criteria sebagai syarat pengajuan pembangunan kepada pemerintah pusat.

“Kami sudah mengajukan rencana pembangunan ini saat audiensi bersama BPJN Banten. Untuk Flyover Sudirman, rencana pembangunan tersebut sudah tercantum dalam Renstra Direktorat Jenderal Bina Marga 2025–2029 dan saat ini telah masuk tahap pembahasan teknis. Sedangkan untuk Underpass Maulana Hasanudin, kami berharap dalam waktu dekat dapat menemukan titik terang,” jelasnya.

Pemkot Tangerang berharap pembangunan dua infrastruktur strategis tersebut dapat menjadi solusi efektif untuk mengurangi kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan di kawasan perlintasan kereta api tersebut. (Red)