Metropolitanin8.com – Kota Tangerang – Masjid Jami At-Taqwa Mumunggang menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW dengan penuh kekhusyukan dan kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung di halaman masjid yang berlokasi di Jalan Subandi, RW 05, wilayah perbatasan Kelurahan Margasari dan Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ini dihadiri tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda-pemudi, serta jamaah dari berbagai lapisan masyarakat, Minggu (18/01/2026).
Peringatan Isra Mi’raj tersebut menjadi momentum spiritual bagi umat Islam untuk kembali merenungi perjalanan agung Rasulullah SAW, sekaligus meneguhkan komitmen dalam menegakkan salat sebagai tiang agama. Suasana religius terasa kental sejak awal acara hingga penutup, dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang menggema di lingkungan masjid.
Acara inti diisi tausiyah oleh KH Ahmad Aliyudin (Ki Gacor). Dalam ceramahnya, beliau mengajak jamaah untuk meneladani ketaatan Rasulullah SAW, memperkuat keimanan, serta menjaga salat lima waktu sebagai pondasi utama kehidupan seorang muslim.
“Isra Mi’raj mengajarkan kepada kita bahwa salat adalah perintah langsung dari Allah SWT. Maka siapa yang menjaga salatnya, insya Allah hidupnya akan dijaga oleh Allah,” tutur KH Ahmad Aliyudin dalam tausiyahnya.
Selain tausiyah, kegiatan juga dimeriahkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Ustad Alif Akbar selaku qori, serta nasihat singkat dari Ustad Ruyani yang menekankan pentingnya akhlak mulia dan persaudaraan dalam kehidupan bermasyarakat.
Perwakilan panitia sekaligus tokoh masyarakat, Nurhidayat (Umay), menyampaikan bahwa peringatan Isra Mi’raj ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan membina generasi muda agar lebih dekat dengan masjid.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus meningkatkan iman dan takwa, serta mengajak para pemuda agar aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan masjid,” ujarnya.
Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Jami At-Taqwa Mumunggang ditutup dengan doa bersama, memohon keberkahan, keselamatan, serta keteguhan iman bagi seluruh jamaah dan masyarakat sekitar. (Red/Yus)












