Metropolitain8.com – Lampung Selatan – Jajaran Polsek Tanjung Bintang, Polres Lampung Selatan, berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Desa Jati Baru, Kecamatan Tanjung Bintang.
Kapolsek Tanjung Bintang, Kompol Edi Qorinas, menjelaskan bahwa dua pelaku yang masih berstatus anak di bawah umur telah diamankan tanpa perlawanan bersama sejumlah barang bukti.
“Benar, dua anak yang berhadapan dengan hukum berhasil kami amankan. Mereka diduga kuat sebagai pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap seorang anak di bawah umur,” ujar Kompol Edi Qorinas, Jumat (14/11/2025).
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (12/11/2025) sekitar pukul 18.15 WIB. Korban, seorang pelajar berusia 13 tahun, dibawa paksa oleh dua pelaku ketika sedang mengendarai sepeda motor bersama temannya. Pelaku kemudian melakukan kekerasan dan meninggalkan korban di area perkebunan jagung.
Mendapat laporan dari orang tua korban, polisi langsung melakukan penyelidikan intensif. Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Tanjung Bintang dan Polres Lampung Selatan mengumpulkan rekaman CCTV serta memeriksa sejumlah saksi.
“Hasil penyelidikan mengarah kepada dua anak berinisial PRA (17) dan DS (14). Keduanya kami amankan di rumah salah satu pelaku di Desa Jati Indah,” jelas Kapolsek.
Dalam interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya dan mengungkap bahwa mereka membawa korban ke wilayah Teluk Betung, Bandar Lampung, tempat mereka menyembunyikan motor curian. Polisi kemudian membagi tim dan berhasil menemukan korban dalam keadaan selamat serta mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat BE 4964 BX milik korban di sebuah kontrakan di Teluk Betung.
“Kedua pelaku kini kami tahan untuk proses hukum lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman pidana maksimal sembilan tahun penjara,” tegas Kompol Edi Qorinas.
Ia juga mengapresiasi warga yang cepat melapor sehingga korban dapat ditemukan dengan cepat.
“Kami mengimbau orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak dan segera melapor bila melihat kejadian mencurigakan. Sinergi antara warga dan polisi sangat penting menjaga keamanan lingkungan,” pungkasnya.
(Hms/Nasuki)












