Tiga Kapal Terbakar di Dermaga Kaliadem Muara Angke, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran

JAKARTAMetropolitanin8.com| Kebakaran melanda tiga unit kapal yang bersandar di Dermaga Baru Kaliadem, Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara, Minggu (19/7/2026). Polisi bersama petugas pemadam kebakaran bergerak cepat melakukan penanganan untuk mencegah api meluas ke kapal lainnya.

Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB di kawasan RT 006 RW 022 Dermaga Baru Kaliadem, dekat area mangrove Pelabuhan Muara Angke. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok AKBP Aris Wibowo mengatakan, laporan pertama diterima dari Daeng Baharudin, seorang penjaga kapal yang melihat kobaran api.

“Setelah menerima laporan dari warga, personel Polsubsektor bersama piket Buser Muara Angke langsung menuju lokasi. Saat tiba, tiga kapal sudah dalam kondisi terbakar,” ujar AKBP Aris Wibowo.

Tiga kapal yang terdampak yakni KM Bahtera Makmur, KM Tatap Jaya, serta satu kapal lainnya yang identitasnya masih dalam proses pendataan.

Baca juga: Lautan Manusia Padati Lapangan Bhayangkara Mabes Polri! Nobar Final Piala Dunia 2026 Berlangsung Meriah, UMKM Ikut Panen Rezeki

Untuk memadamkan api, sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Proses pemadaman juga dibantu satu unit alat berat guna mempercepat penanganan di area dermaga.

Selain membantu proses pemadaman, personel kepolisian melakukan pengamanan di sekitar lokasi dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kebakaran demi keselamatan.

“Petugas kepolisian melakukan pengamanan di sekitar lokasi kebakaran dan mengimbau warga agar menjauhi area kejadian demi keselamatan serta kelancaran proses pemadaman,” kata AKBP Aris.

Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap penyebab kebakaran.

Hingga laporan ini disusun, petugas pemadam masih melakukan proses pendinginan karena masih terdapat titik api kecil di beberapa bagian kapal.

“Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Kami masih mengumpulkan bahan keterangan dan akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah hasil pemeriksaan diperoleh,” tutup AKBP Aris Wibowo.