Metropolitanin8.com – Kabupaten Tangerang – Pemandangan menjijikkan terlihat di sepanjang Jalan Raya Kampung Melayu, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Tumpukan sampah menggunung di tepi jalan dibiarkan membusuk hingga menimbulkan bau menyengat, membuat warga dan pengguna jalan merasa terganggu.
Gerry (27), warga Perumahan Komplek Garuda, Desa Kampung Melayu Timur, mengaku sudah melihat kondisi itu sejak dua hari lalu.
“Itu sampah saya lihat dari dua hari yang lalu, mungkin tidak pernah diangkut sampai busuk seperti itu,” ujarnya kepada awak media, Senin (11/8/2025).
Ia menambahkan, tumpukan sampah di atas trotoar bantaran sungai terlihat mulai dari tikungan Wates, Desa Kampung Melayu Barat, hingga ke perbatasan Kabupaten Tangerang dengan Kota Tangerang di Desa Bojong Renged.
“Setiap hari saya pulang-pergi kerja lewat jalan itu. Ironisnya, sampah sampai meluber ke badan jalan tapi tetap dibiarkan,” tambahnya.
Sekretaris Kecamatan Teluknaga, Ferry Zulfian, yang baru beberapa minggu dilantik, mengakui penumpukan sampah masih menjadi persoalan serius di wilayahnya. Ia menyebut kurangnya kesadaran masyarakat dan terbatasnya armada pengangkut sampah menjadi penyebab utama.
“Kami fokus gempur sampah terus, tapi memang tidak habis-habis. Armada kurang, dan sampah masyarakat masih banyak,” ungkapnya.
Ferry mengimbau warga untuk menerapkan pola hidup bersih dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke sungai yang dapat memicu banjir.
“Persoalan sampah ini adalah persoalan bersama. Masyarakat juga harus paham, jangan buang sampah sembarangan,” tegasnya.
Penulis: Red/KJK
Sumber: Gerry (27)















