Metropolitanin8.com – Kota Medan – Forum Islam Bersatu (FIB) Sumatera Utara menggelar kajian umum bertema “LGBT Mengancam Kota Medan” pada Rabu (30/7/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum FIB Sumut, Ustad Zulkifli Rangkuti, SPd.
Dalam kajian tersebut, Zulkifli menyampaikan keprihatinannya terhadap perkembangan gaya hidup yang dianggap bertentangan dengan norma dan nilai-nilai keagamaan, khususnya di Kota Medan.
“Kota Medan dikenal religius dan menjunjung tinggi nilai keagamaan. Sebagai masyarakat beriman, kita wajib menjaga agar nilai-nilai tersebut tidak dirusak oleh pengaruh yang bertentangan dengan agama,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Kajian ini juga merupakan respon terhadap rencana konser grup musik internasional Honee yang dijadwalkan tampil di Medan, Rabu (30/7), sebagai bagian dari tur ke lima kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta, Makassar, Bandung, dan Pekanbaru.
Menurut FIB Sumut, kehadiran Honee dianggap membawa pesan yang tidak sesuai dengan nilai keagamaan lokal karena disebut-sebut menyuarakan isu-isu yang berkaitan dengan komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).
“Kami menolak konser tersebut digelar di Kota Medan karena berpotensi merusak nilai moral generasi muda,” tegas Zulkifli.
Kami mendesak Pemerintah Kota Medan dan Polrestabes Medan untuk tidak memberikan izin ataupun ruang bagi agenda yang berpotensi menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Zulkifli juga menyampaikan peringatan keras bahwa pihaknya akan mengambil langkah protes apabila konser tetap diselenggarakan.
“Jika konser tersebut dipaksakan berlangsung, kami siap mengambil tindakan tegas sesuai kemampuan kami di lapangan. Kami ingin menjaga Kota Medan tetap kondusif dan tidak terkontaminasi paham yang bertentangan dengan ajaran agama,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Zulkifli mendoakan agar Kota Medan tetap menjadi kota yang berkah dan terhindar dari hal-hal yang dianggap mengundang murka Tuhan.
“Semoga Allah SWT menjaga kita semua dan menjadikan Medan sebagai kota yang madani, sejahtera, dan dalam lindungan-Nya,” pungkasnya.
Penulis: Rizki dan Tim
Sumber: Forum Islam Bersatu Sumatera Utara
—
⚖️ Catatan redaksi: Isu LGBT merupakan isu sensitif yang menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat. Media berkewajiban menyampaikan informasi secara faktual dan seimbang, tanpa memicu kebencian atau diskriminasi terhadap kelompok mana pun. Hak atas berekspresi maupun penolakan terhadap agenda publik adalah bagian dari dinamika demokrasi, selama disampaikan dalam koridor hukum dan tanpa kekerasan.














