Perguruan Silat PPHS Pusaka Panca Halimun Sakti Terus Berkembang, Cetak Prestasi dan Harapkan Dukungan Pemerintah

Metropolitanin8.com – Kota Tangerang – Perguruan pencak silat PPHS (Pusaka Panca Halimun Sakti) yang berpusat di Pabuaran Sibang, Karawaci, Kota Tangerang, terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu perguruan silat yang konsisten membina generasi muda melalui seni bela diri tradisional Indonesia. Berdiri sejak 27 Agustus 2006, perguruan ini hingga kini tetap aktif dalam pembinaan atlet pencak silat sekaligus pelestarian nilai-nilai budaya bangsa, Sabtu (31/01/2026).

Pada awal pendiriannya, perguruan ini dikenal dengan nama Sancang Mekar Indonesia. Seiring perjalanan waktu dan perkembangan organisasi, nama tersebut kemudian berubah menjadi Pusaka Panca Halimun Sakti (PPHS). Meski mengalami perubahan nama, semangat dan tujuan pendirian perguruan tetap terjaga, yakni membentuk karakter generasi muda yang disiplin, tangguh, berakhlak, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas dan budaya pencak silat.

Dalam kurun waktu hampir dua dekade, PPHS terus berkembang pesat. Saat ini, perguruan tersebut memiliki sekitar 200 anggota atau murid aktif yang rutin mengikuti latihan. Para murid berasal dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa, yang dibina secara berjenjang dan berkesinambungan oleh para pelatih yang berpengalaman di bidangnya.

Pengurus PPHS, Dana Renaldi, menyampaikan bahwa pembinaan di perguruan ini tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan teknik bela diri semata, tetapi juga pada pembentukan mental, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab para murid dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami tidak hanya mengajarkan teknik silat, tetapi juga membangun karakter. Disiplin, mental yang kuat, dan tanggung jawab adalah nilai utama yang kami tanamkan kepada setiap murid,” ujar Dana Renaldi.

Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet pencak silat yang tidak hanya berprestasi di arena pertandingan, tetapi juga mampu menjadi pribadi yang berkontribusi positif di tengah masyarakat.

Hasil dari pembinaan yang konsisten tersebut dibuktikan dengan berbagai prestasi membanggakan yang berhasil diraih PPHS di tingkat Kota Tangerang. Salah satu pencapaian awal yang menjadi tonggak kebangkitan perguruan adalah pada ajang Pekan Olahraga Kota (Porkot) 2015, di mana PPHS berhasil meraih Juara Umum II.

Prestasi tersebut kemudian meningkat pada ajang Walikota Cup 2016, di mana PPHS sukses meraih Juara Umum I, mengungguli sejumlah perguruan silat lainnya. Capaian tersebut sekaligus mengukuhkan PPHS sebagai salah satu perguruan pencak silat yang diperhitungkan di tingkat kota.

Prestasi terbaru kembali ditorehkan pada ajang Porkot 2025. Dalam kejuaraan tersebut, PPHS mengirimkan lima atlet yang bertanding pada kategori tanding dan seni baku. Hasilnya, seluruh atlet yang diturunkan berhasil meraih Juara I di semua kategori yang diikuti.

Capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata kualitas pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan terarah oleh perguruan PPHS.

Dana Renaldi mengungkapkan rasa syukur atas seluruh pencapaian yang telah diraih serta mengapresiasi kerja keras para atlet, pelatih, dan seluruh keluarga besar PPHS. Ia menegaskan bahwa prestasi tersebut tidak lepas dari kekompakan dan semangat kebersamaan yang terus dijaga dalam perguruan.

Namun demikian, ia berharap agar ke depan pemerintah daerah dapat memberikan perhatian dan dukungan lebih, baik dalam bentuk pembinaan berkelanjutan, peningkatan fasilitas latihan, maupun dukungan program pengembangan atlet.

“Kami bersyukur atas apa yang telah dicapai. Ke depan, harapan kami pemerintah dapat membantu dan mensupport perguruan ini agar bisa terus berkembang dan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mengharumkan nama daerah,” ungkap Dana Renaldi.

Ia juga berharap, pencak silat sebagai warisan budaya bangsa dapat terus dilestarikan melalui pembinaan generasi muda, sehingga tidak hanya berprestasi secara olahraga, tetapi juga tetap menjaga jati diri dan nilai-nilai luhur budaya Indonesia. (Red)