Disuruh Gotong Sendiri! Ambulans RS Tak Datang-Datang, Ini Kata Keluarga Pasien

Metropolitanin8.com – Kota Tangerang – Pelayanan darurat di Rumah Sakit Tiara yang berlokasi di Jalan Beringin Raya, Kelurahan Nusa Jaya, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, dikeluhkan sejumlah warga.

Salah satu sorotan utama adalah dugaan bahwa mobil ambulans yang dimiliki rumah sakit tersebut hanya berfungsi sebagai pajangan semata, Jumat (18/07/2025).

Mobil ambulans yang seharusnya menjadi bagian penting dalam penanganan pasien gawat darurat justru diduga tidak digunakan sebagaimana mestinya.

Sejumlah pasien merasa kecewa atas minimnya pelayanan, khususnya dalam kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat dan responsif.

Pasien Dilempar ke Sana-Sini

Keluhan ini disampaikan oleh V, keluarga dari pasien yang dirawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Tiara. Ia merasa tidak mendapatkan pelayanan maksimal saat membawa mertuanya yang sedang menggigil hebat dan membutuhkan penanganan segera.

“Saya ke IGD karena bapak mertua saya sudah menggigil. Harusnya langsung ditangani, bukan disuruh ke poli dulu. Yang paling saya tidak terima, saya disuruh gotong bapak mertua saya sendiri tanpa bantuan petugas,” ujar V dengan nada kesal.

Deli Diduga Beri Harapan Palsu

Lebih lanjut, Deli, yang disebut sebagai salah satu staf rumah sakit, diduga memberikan harapan palsu (PHP) kepada keluarga pasien saat dimintai bantuan layanan ambulans.

Dalam percakapan via WhatsApp, Deli menanggapi dengan jawaban yang terkesan menunda-nunda dan tidak pasti.

“Saya lagi di jalan, nanti saya telepon balik. Saya cek dulu ya bang, sabar bang, saya juga lagi cari bang. InsyaAllah secepatnya ya,” tulisnya.

Namun hingga waktu berlalu, layanan ambulans yang dijanjikan tak kunjung diberikan.

Belum Ada Konfirmasi Resmi

Hingga berita ini diterbitkan, pihak manajemen RS Tiara belum memberikan keterangan resmi atas keluhan pasien tersebut.

Dinas Kesehatan Kota Tangerang pun belum dapat dikonfirmasi terkait pengawasan atau sanksi terhadap rumah sakit bersangkutan.

Perlu Pengawasan Ketat

Dugaan bahwa mobil ambulans hanya dijadikan sebagai pelengkap persyaratan administrasi sangat meresahkan. Pelayanan kesehatan, terutama yang menyangkut kondisi darurat, semestinya menjadi prioritas utama bagi setiap rumah sakit.

Masyarakat berharap Dinas Kesehatan dan instansi terkait segera melakukan inspeksi serta memastikan bahwa semua fasilitas kesehatan, termasuk ambulans, benar-benar berfungsi sesuai standar pelayanan medis.

(Redaksi Metropolitanin8)

(Sumber: Keluarga Korban)