Jakarta | Metropolitanin8.com – Yayasan Alumni Methodist Bagansiapiapi (YAMB) memasuki babak baru. Freddy Wei resmi dideklarasikan sebagai Ketua Umum YAMB periode 2026–2031 dalam acara deklarasi dan sosialisasi kepengurusan yang digelar di Fortune Star Function Hall, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (14/8/2026).
Deklarasi tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar alumni Methodist Bagansiapiapi, Provinsi Riau, untuk memperkuat persaudaraan lintas angkatan sekaligus menyatukan potensi alumni dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi almamater dan masyarakat.
YAMB merupakan wadah kebersamaan alumni Methodist Bagansiapiapi dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD, SMP hingga SMA. Organisasi tersebut menghimpun alumni dari berbagai angkatan, mulai tahun 1970 hingga 2026, dengan jumlah anggota yang disebut mencapai sekitar 5.000 orang.
Dalam sambutannya, Freddy Wei menegaskan bahwa deklarasi kepengurusan baru bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan menjadi awal dari komitmen bersama untuk membangun organisasi alumni yang solid, terbuka, dan memberikan manfaat.
“Hari ini bukan sekadar membentuk kepengurusan. Hari ini adalah awal dari sebuah perjalanan dan komitmen untuk membangun sebuah wadah alumni yang kuat, solid, dan bermanfaat bagi seluruh alumni serta masyarakat,” ujar Freddy.
Menurut Freddy, YAMB bukan milik kelompok maupun angkatan tertentu. Karena itu, seluruh alumni diharapkan dapat mengedepankan semangat persaudaraan dan menjadikan perbedaan usia, angkatan, profesi, maupun latar belakang sebagai kekuatan untuk melahirkan gagasan serta karya bersama.
“Jika seluruh alumni bergandengan tangan tanpa memandang angkatan, latar belakang maupun profesi, saya percaya YAMB akan menjadi organisasi yang bermanfaat bagi seluruh alumni dan masyarakat,” tegasnya.
Freddy menekankan bahwa arah YAMB ke depan tidak hanya berkutat pada kegiatan reuni dan silaturahmi. Organisasi alumni tersebut diharapkan berkembang menjadi wadah pengabdian, khususnya melalui program di bidang pendidikan dan sosial.
Salah satu perhatian utama adalah memberikan dukungan terhadap pendidikan di lingkungan sekolah Methodist Bagansiapiapi, termasuk rencana pemberian beasiswa bagi siswa yang membutuhkan.
Program tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata kepedulian alumni terhadap generasi penerus. Para alumni tidak hanya mengenang masa pendidikan yang pernah dilalui, tetapi juga ikut memberikan kontribusi agar generasi berikutnya mendapatkan kesempatan pendidikan yang lebih baik.
“Semangat alumni bukan hanya mengingat masa lalu, tetapi bagaimana pengalaman dan keberhasilan yang kita miliki hari ini dapat memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,” kata Freddy.
Deklarasi YAMB turut dihadiri sejumlah tokoh dan undangan, di antaranya Prof. Dr. Darmadi Durianto, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan; Prof. Dr. Hendrawan Supratikno; Dr. Ronny Talapessy; Selly Adriany Gantina; serta Tio Jacob.
Hadir pula jajaran Pembina dan Pengawas YAMB, pengurus, para guru, alumni Methodist Bagansiapiapi, serta sejumlah pimpinan dan perwakilan organisasi.
Di antaranya Yayasan PKMI yang dipimpin Juswanto bersama Darpin, Yayasan Multi Marga yang dipimpin Kho Kok Beng, IAPW, PASB, IAPK, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi bagian dari upaya membangun jejaring dan kolaborasi YAMB dengan berbagai organisasi maupun elemen masyarakat.
Freddy juga menegaskan bahwa kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin YAMB merupakan sebuah amanah. Ia pun membuka ruang bagi kritik, saran, dan masukan dari seluruh alumni.
“Kami siap menerima kritik yang membangun, terbuka terhadap masukan, serta bekerja dengan sepenuh hati demi kemajuan yayasan, almamater dan seluruh alumni,” ungkapnya.
Ia mengajak seluruh alumni menghilangkan sekat antargenerasi dan membangun komunikasi yang semakin erat. Menurutnya, kekuatan utama organisasi alumni terletak pada persatuan dan kepedulian terhadap sesama.
“Semangat persaudaraan tidak boleh berhenti di masa sekolah. Semangat itu harus terus hidup dalam karya dan pengabdian,” imbuh Freddy.
Dengan terbentuknya kepengurusan periode 2026–2031, YAMB diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi alumni yang kuat secara internal sekaligus memiliki kontribusi sosial yang nyata bagi almamater dan masyarakat.
Menutup sambutannya, Freddy Wei menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir serta para alumni yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin YAMB.
Ia kemudian menyampaikan pantun yang disambut antusias para hadirin:
Bagansiapiapi kota kebanggaanku,
Di Methodistlah kami belajar dan bertumbuh,
Alumni bersatu membangun harapan,
Bersatu kita teguh.
Freddy mengajak seluruh alumni bersama-sama membawa YAMB menuju masa depan yang lebih maju, solid, dan semakin bermanfaat bagi alumni, almamater, serta masyarakat.
Penulis: Ros
Editor: Pamungkas
![]()











