Kemerdekaan, Budaya dan Persatuan: Dua Tokoh BPPKB Perkuat Silaturahmi

Metropolitanin8.com – Tangerang – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para pendahulu bangsa sekaligus memperkuat persatuan, silaturahmi, dan kepedulian terhadap warisan budaya Nusantara.

Momentum tersebut turut diwarnai kehadiran Tubagus Endoh Sugriwa, yang akrab disapa Abah Haji Endoh Sugriwa, dalam kegiatan upacara kemerdekaan dan silaturahmi yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.

TB Endoh Sugriwa diketahui mengemban amanah sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) BPPKB Banten. Dalam kesempatan tersebut, ia hadir bersama Tubagus Dede Debin, Bendahara Umum DPP BPPKB Banten.

Keduanya turut hadir dalam kapasitas sebagai bagian dari Dewan Kehormatan Kesultanan Kasepuhan Cirebon, yang dalam kesempatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian silaturahmi dan kegiatan yang mengedepankan nilai sejarah, budaya, serta kebangsaan.

Kehadiran TB Endoh Sugriwa dan TB Dede Debin mendapat sambutan baik dari Sultan Banten Ratu Bagus Hendra Bambang Wisang Geni, Sultan ke-18. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dengan nuansa persaudaraan dan penghormatan terhadap nilai-nilai budaya serta sejarah.

Bagi TB Endoh Sugriwa, peringatan kemerdekaan tidak seharusnya dimaknai sebatas seremoni tahunan. Semangat kemerdekaan juga perlu diwujudkan melalui upaya menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, menghormati sejarah, serta merawat kebudayaan sebagai bagian dari identitas bangsa.

Kehadiran tokoh organisasi masyarakat bersama unsur budaya dan kesultanan juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang positif antarelemen masyarakat.

Nilai-nilai kebangsaan, menurutnya, dapat terus tumbuh apabila masyarakat mampu menjaga hubungan yang harmonis, saling menghormati, serta bersama-sama melestarikan warisan sejarah dan budaya yang telah diwariskan para pendahulu.

Silaturahmi tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara organisasi kemasyarakatan, tokoh budaya, dan keluarga kesultanan yang memiliki keterkaitan sejarah dengan perkembangan budaya Banten dan Cirebon.

Semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum HUT Kemerdekaan RI, tetapi dapat diteruskan melalui berbagai kegiatan sosial, kebudayaan, dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Peringatan kemerdekaan pada akhirnya bukan hanya tentang mengenang sejarah, melainkan juga bagaimana generasi saat ini menjaga persaudaraan, merawat kebudayaan, serta mengisi kemerdekaan dengan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Kemerdekaan menjadi warisan sejarah, sementara menjaga persatuan dan budaya merupakan tanggung jawab bersama.

Penulis: Redaksi
Editor: Pamungkas
Sumber: BPPKB Banten

Loading