Barantin Musnahkan 5,7 Ton Udang Tercemar Radioaktif Cesium-137

Metropolitanin8.com – Jakarta – Badan Karantina Indonesia (Barantin) memastikan telah memusnahkan 5,7 ton udang yang terkontaminasi radioaktif Cesium-137 sebagai langkah tegas menjaga keamanan pangan nasional. Pemusnahan dilakukan pada Sabtu (15/11/2025) di fasilitas PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Bogor, Jawa Barat, dengan pengawasan ketat petugas karantina dan lingkungan.

Sebanyak 494 karton produk udang impor tersebut dimusnahkan menggunakan insinerator vertical-stoker yang dilengkapi pengendali emisi udara dan sistem pemantauan radiasi secara terus-menerus.

“Pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen kuat pemerintah untuk memastikan hanya produk pangan aman yang beredar di Indonesia, khususnya terkait risiko radiasi,” ujar Akhmad Alfaraby, Direktur Tindakan Karantina Ikan Barantin, Minggu (16/11/2025).

Sementara itu, Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Rasio Ridho Sani, menjelaskan bahwa abu sisa pembakaran akan melalui proses lanjutan sebelum ditempatkan di landfill khusus yang aman.

“Seluruh penanganan limbah radioaktif kami pastikan sesuai standar internasional. Keselamatan masyarakat dan lingkungan adalah prioritas utama,” tegasnya.

Barantin menambahkan bahwa langkah pemusnahan ini untuk memastikan semua komoditas pangan yang beredar di Indonesia bebas dari risiko kesehatan dan pencemaran lingkungan.

“Tidak boleh ada kompromi terhadap keamanan pangan. Setiap temuan pelanggaran akan ditindak tegas, termasuk pemusnahan total seperti kasus ini,” ujar seorang pejabat Barantin lainnya.

 

Sumber:

antaranews.com

Keterangan resmi Badan Karantina Indonesia (Barantin)

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK)