Metropolitanin8.com – Jakarta| Pertandingan tinju profesional bertajuk Era Prestasi Indonesia Emas Jakarta BIG FIGHT 2026 menjadi momentum penting kebangkitan ekosistem tinju nasional yang digagas oleh Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) bersama Indonesia Professional Boxing Federation (IPBF) dengan dukungan Promotor Victoria Novianti Widjaja.
Ajang ini digelar di Auditorium LPP TVRI kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (13/2), dengan menghadirkan partai-partai perebutan sabuk emas bergengsi yang menjadi simbol prestasi dan regenerasi atlet tinju profesional Indonesia.

Era prestasi tinju dimulai! Jakarta BIG FIGHT 2026 jadi ajang titik balik tinju nasional (Foto: metropolitanin8)
Dalam perebutan sabuk emas, sejumlah kelas prestisius dipertandingkan, termasuk sabuk emas Gubernur DKI Jakarta yang mengusung nama Pramono Anung Wibowo untuk kelas Welter Weight. Selain itu, terdapat sabuk emas tokoh tinju nasional A.M. Hendropriono, memperkuat nilai historis dan penghormatan terhadap kontribusi tokoh dalam perkembangan olahraga tinju Indonesia.
Baca juga: Aksi Heroik Taruna Akpol Selamatkan Bocah Hanyut di Sungai Aceh Tamiang, Mabes Polri Beri Apresiasi
Berikut daftar petinju yang tampil dalam partai perebutan sabuk emas pada ajang tinju profesional BIG FIGHT 2026:
1. Partai Sabuk Emas Gubernur DKI Jakarta – Kelas Welter Weight (66 Kg)
-
Pratu Tinus Logo Peringkat 1 nasional, sasana Garuda Yaksa BC Hambalang, Bogor
- Petrus Lemba Peringkat 2 nasional, ADRIA Boxing Camp Jakarta
2. Partai Sabuk Emas Pangdam Jaya – Kelas Super Middle Weight (75 Kg)
-
Pratu Zaverius Sanggra Peringkat 1 nasional, sasana Garuda Yaksa BC Hambalang, Bogor
- Carlos Obisuru Peringkat 2 nasional, sasana King Lemhata BC Jakarta
3. Partai Sabuk Emas Kapolda Metro Jaya – Kelas Super Feather Weight (57 Kg)
-
Mario Nahak. Peringkat 2 nasional, sasana Boxing Camp Tangerang
-
Rikki Nainggolan. Peringkat 3 nasional, sasana KPI Bulungan BC Jakarta
4. Partai Sabuk Emas Prof. A.M. Hendropriono– Kelas Super Middle Weight (75 Kg)
-
Rudy Key. Peringkat 1 nasional, sasana AMKAI BC Jakarta
- Ibrahim Arobi. Peringkat nasional, sasana ALL-OUT Tangerang
5. Partai Sabuk Emas Direktur Maha Karya Hambalang – Kelas Lightweight (61 Kg)
-
Yos Naftalio. Mantan juara amatir, sasana Esalalan Boxing Camp Bekasi
- Ricardus Beke. Mantan juara amatir, sasana Timur Cendanawangi BC Depok
6. Partai Sabuk Emas Ketua Umum DPP GRIB Jaya – Kelas Super Bantam (55 Kg)
-
Jack Timur. Peringkat 1 nasional, sasana HWT Boxing Camp Jakarta
-
Praka Yancharles Balan. Mantan juara amatir, sasana Cakra Boxing Camp Rancamaya, Bogor.
Ketua panitia Dr. G. Borlak menekankan bahwa tantangan terbesar pengembangan tinju profesional saat ini adalah dukungan investasi dan sponsor.
Baca juga: Puspom TNI Perkuat Pengawasan Prajurit Lewat Operasi Terpadu
Menurutnya, keterlibatan investor menjadi kunci agar pembinaan atlet berjalan berkelanjutan, sehingga para petinju yang selama bertahun-tahun berlatih dapat memiliki panggung kompetisi yang jelas dan berkesinambungan.
FTPI juga menargetkan kebangkitan aktivitas tinju nasional setelah mengalami masa stagnasi hampir satu dekade.
Melalui sinergi federasi, promotor, sponsor, dan komunitas olahraga, diharapkan lahir generasi petinju baru yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter disiplin, mental kuat, dan daya saing internasional.
Melalui penyelenggaraan Jakarta BIG FIGHT 2026, FTPI menegaskan bahwa tinju bukan sekadar olahraga kompetitif, tetapi juga sarana pembinaan karakter generasi muda sekaligus bagian dari kebangkitan prestasi olahraga Indonesia secara menyeluruh.















