FTPI Sukses Gelar Sabuk Emas Kapolri 2026, Tinus Loga Juara

Metropolitanin8.com – Jakarta – Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) sukses menggelar Kejuaraan Tinju Profesional “Sabuk Emas Kapolri 2026” dengan mengusung konsep FTPI Ultimate Clash, Jumat (11/9/2026) malam.

Kejuaraan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tersebut berlangsung mulai pukul 20.00 WIB di Auditorium Studio Bung Karno, LPP TVRI, Senayan, Jakarta.

Konsep FTPI Ultimate Clash menggambarkan puncak perjuangan seorang petinju dalam mengejar prestasi sekaligus menjadi bagian dari upaya FTPI mendorong pembinaan dan peningkatan level petinju profesional Indonesia.

Rangkaian kegiatan sebelumnya diawali dengan penimbangan badan dan konferensi pers pada Kamis (10/9/2026). Kegiatan tersebut dihadiri perangkat pertandingan, mulai dari inspektur pertandingan, wasit dan hakim, dokter pertandingan, time keeper, para petinju, manajer hingga pelatih.

Sejumlah jurnalis media online dan televisi juga hadir untuk meliput rangkaian kejuaraan tersebut.

Ketua Umum FTPI, Neneng A. Tuty, S.H., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Kejuaraan Sabuk Emas Kapolri 2026.

Menurutnya, kejuaraan tersebut diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan sekaligus membuka ruang lebih luas bagi generasi muda untuk kembali menekuni olahraga tinju.

“Ini akan menjadi agenda rutin dan komitmen kami untuk memajukan tinju profesional Indonesia. Semoga ke depannya dapat berlanjut terus sehingga memperluas generasi anak-anak muda agar aktif kembali di dunia tinju ini. Terima kasih kepada Direktur Utama TVRI dan Kapolri atas dukungannya,” ujar Neneng.

Sementara itu, Yance Rahayaan, S.Sos., selaku Co-Promotor, menjelaskan bahwa konsep Ultimate Clash membawa filosofi tentang puncak perjuangan seorang petinju.

Ultimate Clash merupakan filosofi puncak perjuangan yang tujuannya untuk memotivasi petinju naik dari eliminasi nasional ke level dunia,” jelas Yance.

Ketua Panitia, Cosmas E. Refra, S.H., M.H., menekankan pentingnya keberanian sekaligus penghormatan terhadap lawan dalam setiap pertandingan.

“Bertandinglah berani tapi hormati lawan, karena juara sejati adalah yang disiplin dan berintegritas,” tegasnya.

Cosmas juga mengungkapkan rasa syukur karena seluruh rangkaian kejuaraan dapat berlangsung aman, tertib dan sukses.

“Dukungan sinergis dari Polri, TVRI, serta seluruh jajaran panitia menjadi kunci utama terselenggaranya acara ini. Ini membuktikan bahwa Indonesia memiliki kapasitas besar dalam menyelenggarakan kejuaraan tinju kelas profesional yang berkualitas tinggi,” ujarnya.

Sekretaris Panitia, David Nainggolan, turut menyampaikan apresiasi atas antusiasme penonton dan seluruh pihak yang mendukung penyelenggaraan kejuaraan.

David mengaku bangga karena seluruh rangkaian pertandingan hingga penutupan dapat berjalan dengan baik.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Yance dan Arif atas kerja sama yang telah terjalin. Menurutnya, event tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan generasi muda melalui olahraga tinju.

Sementara itu, Tinus Loga, peraih Sabuk Emas Kapolri 2026, mengungkapkan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada FTPI, Kapolri dan seluruh panitia yang telah menyelenggarakan kejuaraan tersebut.

Kemenangan tersebut menjadi motivasi bagi Tinus untuk melanjutkan perjalanan kariernya di dunia tinju.

“Target ke depannya adalah kejuaraan tinju nasional,” ujar Tinus.

Kejuaraan Sabuk Emas Kapolri 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan bagi para petinju profesional untuk meningkatkan kemampuan, mental bertanding dan sportivitas menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Penulis: Redaksi
Editor: Pamungkas
Sumber: FTPI / Keterangan Panitia dan Wawancara

Loading