Carlos Obisuru Taklukkan Rudy Key dalam FTPI Ultimate Clash

Metropolitanin8.com – Jakarta – Petinju sudut biru Carlos Obisuru berhasil mengalahkan Rudy Key dalam pertarungan tinju profesional bertajuk FTPI Ultimate Clash yang memperebutkan Sabuk Emas Kapolri dan Piala The Best Boxer, di Auditorium Bung Karno, LPP TVRI, Jakarta, Jumat (11/9/2026).

Pertandingan yang dipersembahkan Federasi Tinju Profesional Indonesia (FTPI) bersama TVRI Pusat tersebut berlangsung sengit sejak ronde pertama. Duel kelas menengah 72,5 kilogram itu mempertemukan Carlos Obisuru yang merupakan peringkat kedua nasional dengan Rudy Key, petinju peringkat pertama nasional.

Setelah melewati empat ronde penuh jual beli pukulan, Carlos akhirnya dinyatakan sebagai pemenang melalui unanimous decision.

Sejak bel pertandingan dibunyikan, kedua petinju langsung memperlihatkan gaya bertarung masing-masing. Carlos yang mengandalkan gaya orthodox boxer berusaha mengatur ritme sekaligus melancarkan kombinasi pukulan secara terukur.

Sementara Rudy Key tampil dengan karakter fighter slugger, terus memberikan tekanan dan meladeni serangan Carlos. Jual beli pukulan terjadi sepanjang pertandingan sehingga partai pembuka tersebut berlangsung kompetitif.

Carlos Obisuru merupakan petinju kelahiran Lampung, 29 Desember 1995. Ia memiliki tinggi badan 175 sentimeter, berat 75 kilogram, dan jangkauan 175 sentimeter.

Petinju peringkat kedua nasional tersebut tercatat telah menjalani 17 pertandingan, dengan tujuh kemenangan, enam di antaranya melalui TKO, tiga kekalahan angka, satu kekalahan KO, dan satu hasil imbang.

Sementara Rudy Key merupakan petinju kelahiran Tual, Maluku, 20 Januari 1986. Petinju berusia 40 tahun itu memiliki tinggi 175 sentimeter, berat 75 kilogram, serta jangkauan 181 sentimeter.

Rudy Key yang menempati peringkat pertama nasional memiliki catatan 22 pertandingan, dengan 14 kemenangan angka, empat kemenangan KO, dua kekalahan angka, satu kekalahan KO, dan satu hasil imbang.

Memasuki ronde demi ronde, kedua petinju terus memperlihatkan performa agresif dengan strategi masing-masing. Sejumlah pukulan keras berhasil dilepaskan, namun tidak ada petinju yang mampu menjatuhkan lawannya hingga bel akhir ronde keempat berbunyi.

Pertandingan akhirnya harus ditentukan melalui penilaian para hakim.

Hasil official decision menunjukkan Hakim A memberikan skor 37-40, Hakim B 36-40, sedangkan Hakim C juga memberikan skor 36-40.

Berdasarkan penilaian ketiga hakim tersebut, Carlos Obisuru dari sudut biru dinyatakan sebagai pemenang melalui unanimous decision.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Carlos dalam persaingannya di kelas menengah nasional sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu petinju papan atas Indonesia.

Sementara bagi Rudy Key, pertarungan tersebut menjadi bukti daya juang petinju peringkat pertama nasional dalam menghadapi duel empat ronde yang berlangsung ketat.

Duel Carlos dan Rudy menjadi salah satu partai yang memberikan warna pada gelaran FTPI Ultimate Clash, yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia.

Ajang tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong perkembangan tinju profesional Indonesia serta membuka ruang bagi para petinju untuk meningkatkan prestasi dan pengalaman bertanding.

Usai pertandingan, Carlos mengaku senang dapat meraih kemenangan atas Rudy Key. Ia berharap hasil tersebut menjadi langkah untuk menghadapi tantangan yang lebih besar pada pertarungan berikutnya.

“Lumayan senang ya. Udah bisa mengalahkan Rudy Key,” ujar Carlos seusai pertandingan.

Carlos juga berharap ke depan dapat menghadapi lawan yang lebih kuat sehingga dirinya mendapatkan pertarungan yang semakin kompetitif.

“Mudah-mudahan ke depan lebih baik lagi. Jadi lawannya lebih kuat lagi biar kita bisa fight,” katanya.

Kemenangan tersebut juga menjadi kesempatan bagi Carlos untuk memberikan motivasi kepada para petinju muda agar terus mengembangkan kemampuan dan mengejar prestasi.

“Mudah-mudahan mereka juga mendapatkan kemenangan yang sama seperti saya malam ini. Untuk petinju-petinju muda, biar lebih sukses lagi ke depan,” tutur Carlos.

Penulis: Redaksi
Editor: Pamungkas
Sumber: Hasil wawancara dan pertandingan FTPI Ultimate Clash

Loading