Metropolitanin8.com – Kab. Sintang – Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Sintang untuk menegaskan komitmen pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Hal tersebut ditandai dengan peresmian 22 proyek fisik yang dianggarkan dan telah selesai dikerjakan pada tahun 2025 dan 2026. Peresmian dipimpin langsung oleh Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala di Gedung Instalasi Pemeliharaan Sarana Rumah Sakit (IPS RS), Kamis (20/8/2026) pagi.
Peresmian dilakukan secara simbolis melalui penandatanganan enam prasasti dan pengguntingan pita di pintu masuk Gedung IPS RS.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memastikan pembangunan yang telah dilaksanakan tidak sekadar menjadi deretan proyek fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengatakan bahwa kemerdekaan harus dimaknai melalui kerja nyata dan pembangunan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.
“Kemerdekaan bukan hanya untuk kita peringati, tetapi juga harus kita isi dengan kerja nyata dan pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Gregorius.
Menurutnya, peresmian berbagai pembangunan tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang dalam menghadirkan pembangunan yang berdampak terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan tersebut, lanjut Gregorius, juga menjadi bagian dari arah kebijakan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sintang.
“RPJMD tersebut menjadi pedoman bagi pemerintah Kabupaten Sintang dalam melaksanakan pembangunan secara terarah, terukur, berkelanjutan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Karena itu, setiap pembangunan yang menggunakan sumber daya daerah harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan mendukung pencapaian sasaran pembangunan daerah,” jelasnya.
Bupati Sintang menegaskan pembangunan infrastruktur tidak dapat dipandang sebagai kegiatan yang berdiri sendiri. Keberadaan jalan, jembatan, fasilitas pelayanan dasar, sarana pendidikan, kesehatan, serta berbagai infrastruktur lainnya merupakan fondasi penting bagi peningkatan aktivitas ekonomi dan kualitas hidup masyarakat.
“Saya ingin menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur tidak berdiri sendiri. Jalan, jembatan, fasilitas pelayanan dasar, sarana pendidikan, kesehatan, maupun infrastruktur lainnya merupakan fondasi penting bagi bergeraknya perekonomian dan meningkatnya kualitas hidup masyarakat,” ungkap Gregorius.
Ia menjelaskan, infrastruktur yang semakin baik akan membuka akses masyarakat terhadap pusat-pusat pelayanan maupun kegiatan ekonomi.
Kondisi tersebut diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan daya saing, mengurangi kesenjangan antarwilayah, sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk berkembang.
“Dengan infrastruktur yang semakin baik, akses masyarakat terhadap pusat-pusat pelayanan dan kegiatan ekonomi akan semakin terbuka. Hal ini pada akhirnya diharapkan mampu memperkuat perekonomian daerah, meningkatkan daya saing, mengurangi kesenjangan antarwilayah, serta membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang,” katanya.
Di sisi lain, Gregorius mengakui kebutuhan pembangunan di Kabupaten Sintang masih sangat besar. Namun, kemampuan anggaran daerah memiliki keterbatasan sehingga pembangunan ke depan harus dilakukan berdasarkan skala prioritas.
Ia menekankan pentingnya efisiensi, ketepatan sasaran, transparansi, dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan pembangunan.
“Pemerintah Kabupaten Sintang menyadari bahwa kebutuhan pembangunan masih sangat besar, sementara kemampuan anggaran daerah memiliki keterbatasan. Oleh sebab itu, pembangunan ke depan harus dilaksanakan dengan skala prioritas, efisien, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” tegasnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak seharusnya hanya diukur dari jumlah proyek yang mampu diselesaikan pemerintah. Hal yang lebih penting adalah sejauh mana pembangunan tersebut memberikan manfaat dan menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita tidak ingin pembangunan hanya berorientasi pada banyaknya proyek yang dilaksanakan, tetapi yang lebih penting adalah seberapa besar manfaat pembangunan tersebut dirasakan oleh masyarakat,” lanjut Gregorius.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sintang juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk memperkuat perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga pemeliharaan terhadap hasil pembangunan.
Menurutnya, keberlanjutan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat sebagai pengguna sekaligus pihak yang ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun menggunakan sumber daya daerah.
“Untuk itu, saya mengajak seluruh perangkat daerah agar terus memperkuat perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, serta pemeliharaan hasil pembangunan. Kepada masyarakat, saya juga mengharapkan dukungan dan partisipasi untuk bersama-sama menjaga serta memanfaatkan hasil pembangunan dengan sebaik-baiknya,” ajaknya.
Peresmian 22 proyek tersebut sekaligus menjadi bagian dari refleksi HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pemerintah Kabupaten Sintang berharap berbagai hasil pembangunan yang telah selesai dapat segera dimanfaatkan dan memberikan dampak nyata terhadap aktivitas masyarakat.
Gregorius mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat menjadikan semangat kemerdekaan sebagai energi untuk terus bekerja, mengabdi, berinovasi, dan memberikan pelayanan terbaik.
“Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, mari kita jadikan pembangunan sebagai bagian dari semangat mengisi kemerdekaan melalui kerja, pengabdian, inovasi, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.
Ia berharap seluruh proyek yang diresmikan dapat meningkatkan kualitas pelayanan, mendukung aktivitas masyarakat, serta menjadi bagian dari langkah bersama dalam mewujudkan Kabupaten Sintang yang semakin maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Dengan demikian, peresmian 22 proyek pembangunan bukan hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi penanda komitmen Pemerintah Kabupaten Sintang untuk terus menghadirkan pembangunan yang terencana, tepat sasaran, dan memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.
Penulis: Red/Tim
Editor: Pamungkas
Sumber: Pemerintah Kabupaten Sintang
![]()











