Jawab Sorotan Proyek GOR Nambo Jaya, Dispora Kota Tangerang Tempuh Langkah Korektif

Metropolitanin8.com – Kota Tangerang – Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang akhirnya buka suara terkait sorotan terhadap proyek rehabilitasi Gedung Olahraga (GOR) Nambo Jaya. Klarifikasi tersebut disampaikan melalui surat resmi bernomor B/1110/100.3.11.2/IV/2026 sebagai bentuk respons atas polemik yang berkembang di masyarakat.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, Kaonang, menegaskan bahwa langkah pembatalan dan pengulangan proses pemilihan penyedia dilakukan demi menjaga transparansi, kepatuhan hukum, dan kualitas proyek pembangunan fasilitas publik, Kamis (21/05/226).

“Begitu kami mengidentifikasi adanya celah kekeliruan administratif, kami langsung mengambil keputusan tegas untuk membatalkan dan mengulang prosesnya. Ini adalah bukti bahwa kami menjunjung tinggi prinsip kehati-hatian, kepatuhan hukum, dan tidak mau main-main dengan aturan,” ujar Kaonang.

Dalam penjelasannya, Kaonang meluruskan anggapan yang menyebut proyek tersebut mengalami pemutusan kontrak sepihak. Ia menjelaskan bahwa pengadaan rehabilitasi GOR Nambo Jaya tidak menggunakan metode lelang konvensional, melainkan melalui mekanisme e-purchasing e-katalog mini kompetisi sesuai ketentuan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

Menurutnya, evaluasi internal menemukan adanya kekeliruan teknis dan administratif pada dokumen mini kompetisi awal sehingga Dispora memilih menghentikan sementara proses tersebut guna menghindari potensi persoalan hukum di kemudian hari.

“Lebih baik kami menunda sementara untuk menyempurnakan seluruh prosedur daripada memaksakan proses yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum maupun administratif di masa mendatang,” tambahnya.

Dispora juga melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jadwal pelaksanaan mini kompetisi e-katalog V6 yang sebelumnya berlangsung pada periode hari libur 2 hingga 5 April 2026. Selain itu, sejumlah persyaratan teknis turut diperbaiki, termasuk terkait kualifikasi tenaga ahli elektrikal serta standardisasi sertifikasi mutu dan lingkungan.

Menjawab kekhawatiran masyarakat mengenai kondisi fisik bangunan di lapangan, Dispora memastikan telah mengambil langkah pengamanan dan penataan material di area proyek agar tetap aman dan tidak mengganggu lingkungan sekitar.

“Kami memastikan area proyek tetap dalam kondisi aman, tertata, dan tidak terbengkalai. Penghentian sementara ini adalah bagian dari langkah korektif agar proses pembangunan berjalan lebih baik dan akuntabel,” jelas Kaonang.

Dispora Kota Tangerang menegaskan bahwa penghentian sementara proyek bukan berarti pembangunan mangkrak secara permanen, melainkan bagian dari prosedur penataan ulang administrasi agar proses pengadaan berjalan sesuai regulasi.

Dalam waktu dekat, proses pemilihan penyedia yang baru disebut akan kembali diumumkan secara terbuka kepada publik.

Langkah evaluasi dan pengulangan proses administrasi yang dilakukan Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang dapat dipandang sebagai bentuk kehati-hatian dalam pengelolaan proyek pemerintah. Di tengah tingginya sorotan publik terhadap transparansi pengadaan barang dan jasa, langkah korektif seperti ini dinilai penting untuk menjaga akuntabilitas serta menghindari potensi persoalan hukum di kemudian hari.

Namun demikian, pemerintah daerah juga diharapkan tetap memastikan proyek rehabilitasi GOR Nambo Jaya dapat segera berjalan kembali agar fasilitas olahraga tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa mengalami keterlambatan berkepanjangan. (Helmy Yahya)