Wujudkan Tertib Administrasi, PBVSI Sabu Raijua Instruksikan Pendataan Ulang Seluruh Klub Voli

Metropolitanin8.com – Kab. Sabu Raijua – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Sabu Raijua mulai melakukan pembenahan organisasi pasca pelantikan kepengurusan baru beberapa bulan lalu. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menginstruksikan seluruh klub bola voli aktif di wilayah Kabupaten Sabu Raijua untuk melakukan pendataan ulang atau registrasi resmi.

Instruksi tersebut dituangkan dalam surat edaran yang diterbitkan Pengkab PBVSI Sabu Raijua tertanggal 15 Juni 2026 sebagai upaya menciptakan tertib administrasi organisasi, memperkuat pembinaan atlet, serta memutakhirkan database klub binaan PBVSI di daerah tersebut.

Ketua Umum Pengkab PBVSI Sabu Raijua, Lorens Abiakto Ratu Wewo, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari program pembenahan organisasi sekaligus tindak lanjut arahan dari Pengurus Provinsi PBVSI Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Ini merupakan langkah awal kami dalam melakukan pembenahan organisasi. Selain itu, kami juga menindaklanjuti arahan dari PBVSI Provinsi untuk mendata seluruh klub voli yang ada, baik yang sudah terdata maupun yang belum,” ujar Lorens saat dihubungi media ini, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, registrasi ulang klub memiliki sejumlah tujuan penting, di antaranya memutakhirkan data klub aktif binaan PBVSI, mendukung proses registrasi atlet dan mutasi pemain, serta mempermudah koordinasi pembinaan dan pelaksanaan kegiatan olahraga bola voli di Kabupaten Sabu Raijua.

Selain itu, pendataan tersebut juga menjadi dasar bagi klub untuk mengikuti berbagai kompetisi resmi yang diselenggarakan di bawah naungan PBVSI.

Proses pendaftaran dan pendataan klub dibuka mulai 15 Juni hingga 30 Juni 2026. Berkas pendaftaran dapat disampaikan langsung ke Sekretariat Pengkab PBVSI Kabupaten Sabu Raijua yang beralamat di Jalan Pelabuhan Seba, Kelurahan Mebba, Kecamatan Sabu Barat.

“Hari ini surat edarannya sudah kami keluarkan dan proses pendaftaran akan berakhir pada tanggal 30 Juni 2026,” jelas Lorens.

Lorens yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Sabu Raijua menegaskan bahwa ke depan hanya klub yang terdaftar secara resmi di PBVSI yang diperbolehkan mengikuti kompetisi resmi PBVSI.

“Kami sedang melakukan pembenahan organisasi untuk menyukseskan empat program prioritas PBVSI NTT yang disinergikan di tingkat kabupaten. Karena itu, klub yang terdaftar secara resmi nantinya menjadi dasar dalam pembinaan maupun keikutsertaan pada kompetisi resmi PBVSI,” tegasnya.

Empat program prioritas tersebut meliputi penataan sistem organisasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan pelatih dan wasit, peningkatan prestasi melalui kompetisi usia dini, serta persiapan sarana-prasarana dan pembinaan atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Lorens berharap seluruh klub bola voli di Kabupaten Sabu Raijua dapat mendukung program pendataan tersebut demi kemajuan olahraga bola voli di daerah.

“Kami berharap melalui pendataan ini seluruh klub dan atlet bola voli di Kabupaten Sabu Raijua dapat terdata dengan baik. Saat ini masih banyak klub yang aktif melakukan pembinaan atlet dan hal itu terlihat dari tingginya antusiasme peserta dalam berbagai turnamen yang diselenggarakan. Mari kita bersama-sama memajukan olahraga bola voli menuju prestasi yang lebih baik,” pungkasnya. (Florianus Fendi)