Metropolitanin8.com – Kab. Sabu Raijua – Melvianus Haba, siswa SMAN 1 Hawu Mehara, Kabupaten Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur, berhasil diterima di Universitas Indonesia (UI) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025, pada program studi Matematika.
Melvin sapaan akrabnya, lahir di Desa Pedarro, 22 Juni 2007. Ia merupakan anak kedua dari pasangan petani sederhana, Welem Bala Hegi dan Mariana Haba.
Sejak kecil, Melvin telah bercita-cita menjadi guru. Meski hidup di lingkungan dengan akses pendidikan terbatas, ia pantang menyerah. Setiap hari ia berjalan kaki dari rumah ke sekolah, mulai dari SD hingga SMA.
“Di sekolah, saya selalu memperhatikan bagaimana guru berdiri di depan kelas mengajar kami. Dari situ saya membayangkan suatu hari bisa berada di posisi mereka,” ujar Melvin dengan mata berbinar, Sabtu (26/07/25).
Baca Juga: Baru Setahun, Jalan Rp170 Juta di Mekar Jaya Sudah Hancur!
Menariknya, Melvin mengaku tidak pernah memiliki prestasi akademik mencolok di bidang Matematika selama sekolah. Namun semangat belajarnya tak surut.
“Saya tidak punya banyak piagam juara. Tapi saya yakin, kalau belajar sungguh-sungguh, mimpi saya jadi guru bisa tercapai,” tuturnya.
Saat pengumuman SNBP dirilis, Melvin sempat tak percaya melihat namanya tercantum sebagai mahasiswa baru UI.
“Saya pikir ini salah. Tapi ternyata tulisan dan esai saya dinilai. Itu yang membuat saya diterima,” ungkapnya dengan senyum lega.
Ia pun berpesan kepada teman-temannya agar jangan takut bermimpi besar.
“Jangan biarkan keterbatasan menghalangi langkah kita. Kalau ada kemauan, pasti ada jalan,” tegasnya.
Kabar kelulusan Melvin disambut haru oleh keluarganya. Ibunya, Mariana Haba, mengaku tak menyangka anaknya bisa menembus kampus ternama.
“Kami hanya petani biasa. Tapi kami selalu tekankan ke anak-anak bahwa pendidikan itu penting. Puji Tuhan, Melvin membuktikannya,” ucap Mariana dengan suara bergetar.
Ia berharap anak keduanya ini bisa menjadi teladan bagi adik-adiknya kelak.
“Melvin anak yang rajin, pendiam, dan tidak pernah mengeluh. Meski kami tak bisa beri fasilitas seperti anak-anak di kota,” tambahnya sambil menitikkan air mata.
Sementara itu, Plh. Kepala SMAN 1 Hawu Mehara, Ebenheser Dadi Lado, S.Sos, menyebut prestasi Melvin sebagai bukti bahwa siswa dari pelosok pun bisa bersaing di tingkat nasional.
Baca Juga : Disuruh Gotong Sendiri! Ambulans RS Tak Datang-Datang, Ini Kata Keluarga Pasien
“Kami selalu dorong siswa untuk berani bermimpi besar. Melvin adalah contoh nyata bahwa kerja keras dan doa tak pernah sia-sia,” ujarnya.
Saat ini, Melvin tengah mempersiapkan diri untuk memulai kehidupan baru sebagai mahasiswa UI di Jakarta.
“Kami para guru sangat bangga. Kami akan terus mendoakan Melvin agar sukses menggapai cita-citanya,” pungkas Eben.
Penulis: Florianus Fendi
Editor: Redaksi Metropolitanin8















