Grandong Kuasai SPBU Sukamulya, Pertalite Subsidi Diduga Bocor

Metropolitanin8.com – Tangerang – Aktivitas mencurigakan terpantau di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 34.15602 yang berlokasi di Jalan Raya Kresek No. 68, Desa Parahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten.

Pada Sabtu (20/9/2025) sekitar pukul 10.48 WIB, kendaraan bermotor rakitan berjenis “grandong” terlihat keluar masuk area SPBU dan dengan leluasa mengisi bahan bakar jenis Pertalite.

Informasi yang beredar menyebutkan praktik tersebut diduga melibatkan oknum petugas SPBU. Kendaraan grandong dilayani tanpa hambatan selama memberikan sejumlah uang tip, sehingga aktivitas pengisian BBM tetap berjalan lancar.

Dampak Bagi Masyarakat

Jika benar terjadi, praktik ini jelas merugikan masyarakat. Pertalite merupakan bahan bakar bersubsidi yang seharusnya diprioritaskan untuk kendaraan pribadi dan angkutan umum roda dua maupun roda empat.

Masuknya grandong dalam jumlah besar berpotensi membuat stok Pertalite di SPBU cepat habis. Akibatnya, masyarakat umum yang berhak justru kesulitan mendapatkan BBM sesuai kebutuhan.

Selain itu, grandong yang tidak standar dan kerap mengangkut muatan berlebih juga menimbulkan risiko keselamatan. Kondisi kendaraan yang tidak layak jalan berpotensi memicu kecelakaan sekaligus memperparah kemacetan di jalur pedesaan.

Potensi Kerugian Negara

Secara finansial, penyalahgunaan distribusi BBM subsidi dapat menimbulkan kerugian besar bagi negara. Subsidi Pertalite diberikan pemerintah dengan selisih harga cukup signifikan dibandingkan harga keekonomian.

Jika satu unit grandong mampu menampung puluhan liter dan melakukan pengisian berulang, maka dalam sehari potensi kerugian bisa mencapai ratusan ribu rupiah hanya dari satu kendaraan.

Apabila praktik ini terjadi secara masif di banyak SPBU, kebocoran subsidi negara bisa menembus miliaran rupiah setiap bulan. Dana subsidi yang seharusnya meringankan beban masyarakat justru dinikmati pihak-pihak yang tidak berhak.

Belum Ada Keterangan Resmi

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola SPBU maupun Pertamina belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan praktik penyalahgunaan distribusi BBM subsidi tersebut.

Publik menunggu klarifikasi dan langkah tegas dari Pertamina serta aparat terkait untuk memastikan penyaluran BBM subsidi berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

(Red/DM)