PAGERWOJO, metropolitanin8.com SIDOARJO Di bawah kepemimpinan Bapak H. Imam Bukori, BUMDes Pagerwojo terus berinovasi membangun perekonomian warga desa. Kini hadir 14 stan kuliner yang dikelola secara mandiri, mengusung konsep sederhana namun menawarkan kualitas rasa setara restoran berbintang.
Meski tampak seperti warung biasa, setiap sajian yang disajikan di 14 stan tersebut diracik dengan hati dan standar kebersihan yang ketat. Beragam menu khas daerah hingga hidangan kekinian tersaji, memikat lidah warga maupun pengunjung yang datang.
“Warungnya memang sederhana, tidak mewah. Tapi soal rasa, kami pastikan setara bintang lima. Semua diolah dari bahan segar, higienis, dan penuh rasa cinta,” ungkap H. Imam Bukori, pimpinan BUMDes Pagerwojo.

Tak hanya soal rasa, kenyamanan pengunjung juga menjadi prioritas. Area parkir yang luas untuk kendaraan mobil telah disiapkan agar pengunjung merasa aman dan tertib. Akses internet nirkabel gratis juga tersedia, memudahkan pengunjung sekaligus membantu para pelaku usaha mempromosikan produknya ke luar.
H. Imam Bukori menambahkan, kehadiran fasilitas ini bukan sekadar tempat jual beli makanan.Tujuan utamanya adalah membina para pelaku usaha lokal agar mampu berkembang, naik kelas, dan tidak bergantung pada bantuan semata.
“Harapan kami jelas: BUMDes Pagerwojo bisa menjadi wadah yang kokoh, sehingga para pelaku UMKM di sini mampu naik kelas, mandiri, dan semakin maju. Dari yang tidak dikenal, menjadi dikenal; dari yang kecil, tumbuh menjadi besar,” tegasnya.
Warga yang ditemui di lokasi menyambut baik kehadiran fasilitas ini. Mereka berharap pengelolaan tetap transparan, manfaatnya merata dirasakan masyarakat, dan ke depannya semakin banyak warga yang terlibat serta mendapatkan kesejahteraan dari kemajuan BUMDes.
Dengan dukungan warga dan arahan pengurus, BUMDes Pagerwojo berkomitmen terus menjaga kualitas rasa, kerapian tempat, serta pelayanan yang ramah, agar tempat ini tidak hanya menjadi pusat kuliner, melainkan kebanggaan dan penopang ekonomi warga desa
Pewarta : Eka aristiya Juni artomo
Editor : Redaksi














